Pembina Yayasan Lingkar Nalar Indonesia, Tengku Zainuddin

MEDAN-M24

Untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya orang laut, Yayasan Lingkar Nalar Indonesia bersama dengan Forum Sastrawan Deliserdang, meluncurkan buku kumpulan Sajak-sajak Orang Laut, Sabtu (23/11) kemarin di Taman Budaya Sumatera Utara.

Acara yang dihadiri para seniman ternama Sumatera Utara, seperti Sugeng Satya Darma, Hafis Ta’adi, Choking Susilo Sakeh, Yan Armani, Zaidan dan beberapa tokoh Sumatera Utara, seperti Dewi Budiarti Teruna, J Anto, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Sumut, Wan Hidayati, juga diisi dengan pembacaan sajak orang laut oleh mahasiswi-mahasiswi. Serta penampilan foto-foto orang laut.

Dalam sambutannya Pembina Yayasan Lingkar Nalar Indonesia, Tengku Zainuddin mengatakan, peluncuran buku Kumpulan Sajak Orang Laut ini dilangsungkan setelah pihaknya menggelar berbagai penelitian tentang kehidupan budaya Orang Laut yang saat ini semakin terpinggirkan.

“Pertama kita mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan semua, khususnya Fosad yang sudah banyak membantu kami dalam mengumpulkan hingga meluncurkan buku Sajak Orang Laut ini,” ujarnya.

Selain itu, Inisiator Gerakan Boemi Poetera ini juga menjelaskan kalau Buku Kumpulan Sajak Orang Laut ini juga menjadi salah satu bentuk perlawanan Budaya yang dilakukan pihaknya mengingat saat ini budaya leluhur, khususnya budaya Orang Laut mulai terpinggirkan dari kehidupan zaman modern saat ini.

“Kembali kita disini mengingatkan betapa pentingnya budaya dalam kehidupan kita di masa sekarang ini. Karena itu budaya itu bukan sekadar tontonan, tapi jadikan budaya itu sebagai tuntunan,” katanya.

Selain itu, Tengku Zainuddin menjelaskan kalau dalam proses perjalanan penelitian mengumpulkan sajak-sajak orang laut ini, pihaknya banyak sekali menemukan situs budaya Orang Laut yang hampir punah dan tak terurus sama sekali.

“Perjalanan panjang kita dalam melakukan penelitian tentang orang laut ini terbayarkan dengan sambutan dari rekan-rekan semua atas terselenggaranya peluncuran Buku Kumpulan Orang Laut ini,” paparnya.

Terakhir, Tengku Zainuddin menegaskan kepada generasi muda untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Terakhir saya berpesan kepada generasi muda, Ikuti Zaman mu, Jangan Tinggalkan Budaya mu,” tutupnya. (Donny)