Foto: Gubernur BI Perry Warjiyo (Cnbc Indonesia/Lidya Kembaren)

JAKARTA, Metro24.Co – Awal 2020 aliran dana asing ke pasar keuangan Indonesia cukup deras. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) aliran dana asing yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 10,1 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo yang menyebutkan Indonesia dinilai cukup menarik dibandingkan negara-negara lain.
“Aliran modal di Januari sampai 9 Januari, inflow jumlahnya Rp 10,1 triliun [ke] SBN [Surat Berharga Negara] Rp 10 triliun, saham Rp 1,3 triliun. Aliran modal asing Januari besar ini menunjukkan confident investor di Indonesia,” kata Perry, di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Perry menjelaskan, imbal hasil portofolio di pasar keuangan Indonesia masih cukup menarik dibanding negara lain.

“Ini akan memperkuat stabilitas eksternal di triwulan I dan premi risiko CDS [credit default swap] tetap rendah, data kami 61,3 bps [basis poin],” kata Perry.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 9 Januari aliran dana investor asing yang masuk ke pasar saham (net buy) mencapai Rp 1,86 triliun. Namun dalam periode yang sama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat masih terkoreksi 0,4%.(hps/tas/CNBC)

Editor : S Tandang