(foto: twitter)

MEDAN, Metro24.co – Viral, kisah pilu sekeluarga terinfeksi Corona (COVID-19). Seluruh keluarganya meninggal dunia, tinggal ia sendiri yang terbaring di rumah sakit karena positif Corona.

Kisah pilu ini terungkap saat sang pemilik akun @Nonameaja35, Syah Fridan Alif, membalas salah satu tweet di media sosial. Ia bercerita kalau dirinya kehilangan ayah, ibu, bahkan neneknya karena terpapar Corona. Bahkan sang ibu dan ayah meninggal dunia hanya berselang 30 menit.

“Covid nggak main2 lo ya, keluargaku kena semua, ayah dan mamaku meninggal dalam 1 hari, selisih 30 menit aja, kemudian besoknya nenekku juga meninggal, sedangkan aku dirawat 18 hari, dan skrg harus hidup sendirian, jadi jgn dianggap remeh,” tulis akun @Nonameaja35 yang kemudian mendapat ribuan likes.

(foto: twitter)

Memori meninggalnya sang ayah dan ibu bersamaan membuat dirinya yang juga kala itu tertular Corona merasa cukup terpukul. Hal ini karena saat dimakamkan pun, ia hanya bisa melihat dari kejauhan.

“Dirawat di rs jg sendirian, tdk ada keluarga yg nungguin, jadi sedih kalo ingat itu, meninggal dalam kesendirian, pemakaman juga super ketat, hanya boleh lihat dr kejauhan. nih buktinya, ortuku meninggal dalam sehari, hanya beda 30 menit,” lanjutnya.

Covid nggak main2 lo ya, keluargaku kena semua, ayah dan mamaku meninggal dalam 1 hari, selisih 30 menit aja, kemudian besoknya nenekku juga meninggal, sedangkan aku dirawat 18 hari, dan skrg harus hidup sendirian, jadi jgn dianggap remeh— NdoroEndut (@Nonameaja35) July 31, 2020

Beruntungnya, kini kondisi Syah Fridan Alif, sang pemilik akun @Nonameaja35 sudah sepenuhnya sembuh dari COVID-19. Meskipun kala terinfeksi Corona, ia sempat dirawat di RS selama 18 hari dan memerlukan bantuan oksigen karena sesak napas.

“Saya sendiri menggunakan oksigen selama 5 hari pada awal perawatan,” ungkapnya kepada detikcom Selasa (15/9/2020). (red/dc/twitter/instagram)