Tersangka dan barang bukti

DOLOK MASIHUL-M24

MAH alias Vijai (26) dan rekannya AS alias Gerandong (19) keduanya warga Dusun I dan II Desa Kuala Bali, Kec Serbajadi, Sergai menyusul rekan bisnisnya ke jeruji besi Polsek Dolok Masihul yang berhasil meringkus keduanya di rumah Vijai Sabtu (22/6) sekira pukul 21: 30 WIB.

Vijai dan Gerandong merupakan pengedar sabu terkenal di kampungnya. Awalnya Polsek Dolok Masihul terlebih dahulu menangkap Ofi Nasution. Dari keterangan Ofi Nasution ia bekerja sama dengan Vijai dan Gerandong dalam mengedarkan sabu di Dolok Masihul. Dari keterangan ini keduanya langsung diburu tim Polsek Dolok Masihul.

Petugas mendapat informasi Vijai sedang pesta sabu bersama Gerandong di rumah Vijai itu langsung digerebek. Benar saja dari penggerebekan itu ditemukan alat hisap sabu (bong) serta beberapa pipet yang masih bersisa si putih. Selanjutnya kedua tersangka ini digelandang ke Mapolsek Dolok Masihul.

Loading...

Dalam pemeriksaan Vijai dan Gerandong sudah tujuh bulan mengedarkan sabu. Bahkan hasil keuntungan jual sabu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan buat foya-foya bersama rekannya. Dalam sehari keduanya mampu melayani lima hingga lebih pelanggan yang datang ke rumahnya. Para pelanggan yang hendak beli sabu tinggal datang kerumah Vijai paket sabu seharga Rp100-150 ribu sudah tersedia di rumah Vijai.

Tapi saat polisi menggeledah seluruh rumah Vijai tidak ditemukan sabu yang sudah terpaket tadi.

Vijai dan Gerandong tidak menepis bahwa sabu yang ia dapat dibeli dari Ofi Nasution selanjutnya sabu di paket kembali.

“Tinggal sisa aja sama kami itu juga sudah kami pakai habis karena Ofi Nasution sudah tertangkap duluan keuntungan jual sabu kebanyakan untuk foya-foya aja,” papar keduanya.

Kapolsek Dolok Masihul, AKP J Sitompul membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah kita amankan dan kini masih dalam pemeriksaan,” tegas Kapolsek.(darmawan)