Walikota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan menerima rekomendasi LKPJ KDH.

TEBINGTINGGI-M24

Walikota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan merasa penyampaian rekomendasi atas LKPJ KDH tahun anggaran 2018 oleh DPRD Tebingtinggi pada sidang istimewa terasa pedas, Kamis (11/4).

Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Tebintinggi, M Yuridho Chap dan Wakil Ketua M Hazly Ashari Hasibuan dan H Chairil Mukmin Tambunan. Juga dihadiri Wakil Walikota H Oki Doni Siregar serta 18 orang anggota DPRD, pimpinan OPD, camat dan lurah.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi III, Pahala Sitorus saat membacakan hasil rekomendasi bawah, perlu segera ditetapkan Perda perubahan struktur organisasi Dinas Pemuda dan Olahraga ditambah dengan Parawisata, Badan Penanggulangan Bencana serta Perda untuk mendukung penanggulangan limbah sampah plastik.

Loading...

DPRD juga merekomendasikan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat di beberapa OPD terhadap penambahan sarana dan prasarana, seperti SDM dan kenderaan untuk angkut sampah. Demi menunjang ketertiban dan keindahan Kota Tebingtinggi, agar pengelolaan dan penataannya lebih ditingkatkan lagi.

Kemudian sosialisasi perda parkir. Selain itu, untuk mengatasi banjir yang mengacam Kota Tebing Tinggi, kedepanya Pemko harus terus melakukan pemeliharaan sungai-sungai yang dibawah pengawasan Kabupaten/Kota. Terkait pelayanan Kesehatan di RSUD Kumpulan Pane, agar Dinas Kesehatan meningkatkan pengawasan terhadap rumah sakit Tipe C yang tidak merekomendasikan pelayanan tingkat lanjut ke tipe B (RSKP).

Sebab, alat -alat kelengkapan kesehatan di RSKP sangat mendukung, sekaligus diharapkan menjadi penunjang Tebingtinggi sebagai Kota Jasa dan Perdagangan.

Dalam tanggapan Walikota Tebingtinggi, H Umar Zunadidi Hasibuan mengaku, ini merupakan suatu wujud kepedulian dan kecintaan anggota DPRD untuk kemajuan Kota Tebingtinggi.

“Meskipun saran dan tanggapan yang disampaikan terasa pedas, kami dengan lapang dada dapat menerimanya untuk perbaikan demi kemajuan Kota Tebing Tinggi yang kita cintai ini. Saran dan tanggapan tersebut tetap menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Disampaikannya, Pemko Tebingtinggi dengan PT Jasa Marga telah melakukan pembicaraan terkait pelebaran jalan dari mulai pintol tol sampai dengan perbatasan Kota Tebingtinggi, yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan. “Insya Allah akan dimulai pekerjaanya awal Mei. Tentunya kami mohon dukungan dari DPRD,” ujarnya.

Meskipun masa priode anggota DPRD akan berakhir september 2019, dia bertekad menyelesaikan APBD 2020 sebelum masa bhakti berakhir. “Ini menjadi tekad kami,” ungkapnya lagi. (agus)