Korban di TKP.

LABUHAN-M24

Yetno (43), warga Jln Rahmad Buddin Komplek KPUM, Kel Terjun, Medan Marelan cuma bisa mengelus dada menahan emosi. Bayangkan, kreta hasi jerih payah dari memulung barang bekas lenyap tanpa bekas dari depan rumahnya, Kamis (9/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Yang bisa dilakukannya kini adalah cuma melaporkan kehilangan Honda Beat warna hitam BK 2574 AHT di Mapolsek Medan Labuhan. “Saya tidak tahu pasti kejadiannya. Karena, waktu itu saya masih di belakang rumah, beres-beres barang. Setelah mandi dan mau berangkat antar anak, kreta sudah hilang. Saya tanya istri, tidak tahu,” ujar Yetno saat membuat laporan ke kantor polisi.

Usai mengetahui kretanya tidak ada, Yetno langsung menanyakan beberapa tetangganya. Namun tak satupun yang melihat. Lantas kasus ini langsung dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan.

Loading...

“Saat diparkir kreta memang tidak saya kunci. Karena, gang depan rumah saya buntu dan sempit. Kalau saya kunci kasian nanti ada tetangga yang mau keluar. Makanya, saya curiga pelaku memang sudah mengincar lama sebelum beraksi,” ujar pria yang bekerja sebagai tukang botot ini.

Sementara itu korban juga mengatakan, kasus pencurian kreta di komplek KPUM bukan kali pertama terjadi. Sebab beberapa bulan sebelumnya sudah 4 kreta warga yang juga hilang dicuri.
“Satu diantara kreta yang hilang bahkan pelat merah. Tapi sampai sekarang pelakunya belum juga tertangkap,” sebut Yetno.

Lantas untuk mencegah terulangnya kasus tersebut, dalam waktu dekat dirinya bersama dengan warga yang lain akan segera memprogramkan siskamling. “Memang sudah pernah kita wacanakan. Namun, warga belum sepakat. Makanya setelah kejadian pencurian kreta ini, kita mau bahas lagi supaya bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan SH dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan penyelidikan dan terus memburu pelaku pencurian tersebut. Dia pun mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat hendak meninggalkan atau memarkirkan kendaraannya. “Kita masih melakukan penyelidikan. Kita usahakan pelaku cepat tertangkap,” tuturnya. (syamsul)