Kondisi kendaraan.

TEBINGTINGGI-M24

Satu keluarga jadi korban keganasan sebuah truk Mitsubishi Fuso jenis Colt Diesel box. Dua bocah, Siti Latifah dan Lutfi tewas. Sedangkan ayah dan ibu mereka kritis. Insiden maut terjadi akibat sopir truk diduga mengantuk.

Nyawa Siti Latifah (7) dan Lutfi (3), melayang. Kedua bocah kakak beradik itu tewas setelah ditabrak truk box di Jalan Gatot Subroto Lingkungan 9, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi , Jumat (8/3) sekira pukul 05:30 WIB.
Siti dan Lutfi dibonceng oleh Zulfikar (27) ayahnya, bersama sang ibu, Alif (23), warga Jln Pulau Samosir Lingk I, Kel Persiakan, Kec Padang Hulu, Tebingtinggi. Satu keluarga ini mengendarai kreta (sepeda motor) Yamaha Jupiter MX bernopol BM 4881 SS. Sedangkan truk box Colt Diesel Mitsubishi Fuso bernopol D 8828 WD disopiri Zulham M Sihombing (37), warga Jln Banten Lingk VII, Kel Badak Bejuang, Kec Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi.

Kedua bocah mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara Zufikar menderita patah tulang kaki kiri dan luka robek di mata kiri. Sang istri, Alif, hanya mengalami luka ringan berupa luka lecet di dahi. Pasangan suami istri ini dirawat di RS Bhayangkara Tebingtinggi dalam kondisi masih syok.
Tak hanya menabrak kreta yang ditumpangi satu keluarga, truk box juga menyeruduk sebuah rumah milik warga di Lingk 9 Kel Lubuk Baru, Kec Padang Hulu.

Loading...

Hasil olah tempat kejadia perkara (TKP) dan keterangan beberapa saksi yang dihimpun metri24, sebelum insiden maut terjadi, truk box datang dari arah Pematangsiantar menuju Tebingtinggi.

Setibanya di TKP, diduga sopir truk Mitsubishi Fuso, Zulham Sihombing mengantuk sehingga kurang konsentrasi. Tiba-tiba truk melaju ke jalur kanan dan langsung menabrak kreta yang datang dari arah berlawanan.

Parahnya, usai menabrak pengendara kreta yang ditunggangi satu kelaurga, truk box maut hilang kendari hingga menyeruduk rumah warga.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, melalui Kanit Laka Iptu K Napitupulu kepada kru metro24, menjelaskan pihaknya masih mengusut kasus tabrakan maut yang menewaskan dua bocah kakak beradik.

“Kasusnya dalam proses penyidikan. Kedua kendaraan yang terlibat kendaraan sudah diamankan, termasuk sopir truk box,” tukas Napitulu. (agus)