Polisi melakukan evakuasi korban. (foto: ist/Dok. Polres Simalungun)

SIMALUNGUN, Metro24.co – Tragis! Seorang ibu dan balitanya tewas mengenaskan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Lintas Perdagangan-Pematang Siantar Km 3-3,5 dekat Simpang Pajak Negeri, Nagoro Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi yang dihimpun, Senin (10/2/2020), kecelakaan maut tersebut akibat korban yang mengendarai sepeda motor ditabrak Bus Karya Agung yang melaju kencang. Kasusnya telah ditangani Satlantas Polres Simalungun.

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu dalam keterangannya melalui Kanit Laka Ipda Ramadhan mengatakan, korban tewas adalah Sri Handayani (43) dan balitanya, Dinda Avisa Quraeni (3).

Kronologi kejadian berawal saat korban mengendarai sepeda motor Honda Blade Nopol BK 5701 TAK, bonceng tiga. Korban dibonceng putrinya, DW (16). Ia duduk di belakang bersama putri bungsunya, Dinda.

Ibu dan anak warga Huta VI, Nagori Talun Rejo, Kecamatan Pematang Bandar, itu dalam perjalanan dari arah Pematangsiantar menuju arah Perdagangan. Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba saja bus PT Karya Agung Nopol BM 7717 RA yang dikemudikan oleh Ranto Situmorang, warga Jalan Josep Sinaga, Kelurahan Parapat, Girsang Simpangan Bolon, Simalungun, datang dengan kecepatan tinggi dari arah belakang.

“Pengemudi bus PT Karya Agung diduga kurang hati-hati dan datang dengan kecepatan tinggi. Saat di lokasi kejadian, rem bus mendadak tak berfungsi, sehingga tak dapat mengendalikan kendaraannya,” sebut Ipda Ramadhan.

Bus langsung menabrak sepedamotor yang dikendarai Handayani dan kedua putrinya dengan telak dari belakang. Handayani dan putrinya terjatuh dan masuk ke kolong bus, sementara DW terlempar ke badan jalan. Akibatnya, tubuh wanita 43 tahun itu langsung tergilas roda bus, sedangkan putri bungsunya terbanting cukup keras dan terseret.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi pihak kepolisian dan membawa Dinda serta kakaknya DW ke RS Karya Husada Perdagangan. “Korban Handayani meninggal dunia di TKP, sedangkan Dinda Avisa Quraeni meninggal dunia di rumah sakit,” jelasnya. (red/metro24.co)

Editor: H Talib