Mayat pelaku. (foto: rud/metro24.co)

LANGKAT, Metro24.co – SR alias Belong mengakhiri hidupnya dengan cara mengerikan. Ia tewas dimassa setelah terjebak di kolam ikan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Damai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi yang dihimpun metro24.co, Selasa (30/6/2020) menyebutkan, warga Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, tersebut jadi korban aksi main hakim sendiri setelah kepergok mencuri HP di rumah Suyono (35).

Kejadian bermula, saat korban tidur. Kemudian sekira pukul.03.00 WIB, Suyono terbangun karena hendak buang air kecil. Dia melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenal sedang mengambil HP di ruang tamu.

Melihat ada tamu tak diundang, korban berteriak. Kaget diteriaki maling, Belong kabur lewat pintu jendela rumah. Korban terus berteriak hingga mengundang para tetangga. Warga keluar dari rumah mencari asal suara dan langsung mengejar tersangka.

Sekitar 50 orang warga mengejar Belong pagi itu. Belong yang gugup tak tentu arah, ia pun terjerumus masuk di sebuah kolam ikan hingga terkepung oleh massa.

Saat massa mau hendak menangkap, tersangka sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah pisau. Mendapat perlawanan, massa semakin emosi dan langsung menghajar Belong.

Pukulan benda tumpul yang mendarat membuat Belong semahput. Dia pun rubuh di kolam ikan tersebut. Setelah tak berdaya, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Stabat.

Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta Sinulingga SIK ketika dikonfirmasi melalui Paur Humas Polres, Bripka Andi P Ginting, membenarkan pihaknya mengamankan tersangka maling yang dikeroyok massa sekitar 50 orang.

Tersangka sudah diserahkan warga ke Polsek Stabat. Dia menjelaskan, massa yang berjumlah sekitar 50 orang menghakimi pelaku sehingga pada saat petugas dari Polsek Stabat pelaku sudah dalam kondisi terluka. Tersangka, akhirya merenggang nyawa di Rumah Sakit Bidadari, Kecamatan Wampu.

Jenazah Belong sudah diserahkan ke rumah orang tuanya di Stabat. Sedangkan barang bukti yang diamankan, berupa 4 unit HP, sebilah pisau bergagang plastik dan 1 tas berisikan linggis, kunci inggris, tang dan gunting. “Barang bukti sudah diamankan ke Polsek Stabat,” ujarnya. (rud/metro24.co)