Keempat korban di Mapolsek.

DELITUA-M24

Alasan hendak membuka usaha kuliner dan pengembangan usaha penjualan cream wajah lewat online, seorang ibu rumah tangga, HI (37), warga Medan Amplas tipu sejumlah perempuan hingga puluhan juta rupiah.

Tak terima HI pun dilaporkan ke Polsek Delitua oleh para korban, Senin (6/5). Mereka adalah Linda (29), Deby (28), Maya (30) dan Novi (30), keempatnya warga Jln Brigjen Katamso Gg Besi, Kel Kampung Baru, Kec Medan.

Penuturan para korban, pada Maret 2019, keempat korban mendapat kabar ada seorang ibu rumah tangga keturunan Tionghoa mengajak ibu-ibu di Kota Medan untuk membuka usaha kuliner di Asia Mega Mas dan membuka usaha cream wajah lewat online. Tergiur, keempat korban menjumpai pelaku, HI di Fried Chicken Qiu Qiu Jln Pembangunan, Kel Titi Kuning, Kec Medan Tuntungan.

Loading...

Setelah bertemu, keempatnya masing-masing menyerahkan uang puluhan juta rupiah. Linda Rp14 juta, Deby Rp18 juta, Maya Rp14 juta dan Novi Rp17 juta.

Tiba waktu yang dijanjikan untuk membuka usaha, korban mendatangi rumah pelaku, namun tidak pernah ketemu. Mirisnya nomor HP pelaku juga tak aktif lagi.

“Kami berjanji buka uasaha itu awal bulan April. Namun pelaku sudah keburu menghilang. Merasa sudah kena tipu, kami pun melaporkannya. Dan menurut informasi puluhan IRT ditipu pelaku dengan modus yang sama,” beber para korban.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto membenarkan laporan korban dan berjanji segera memprosesnya. (mehuli)