ilustrasi

MEDAN-M24

Dua orang maling cengap dipukuli warga di Jln Gang Rambutan, Kel Harjosari II, Kec Medan Amplas, Senin (12/2) malam. Indra Sagala (30) dan Rosman (31) setengah mati nahankan pukulan demi pukulan yang mendarat di sekujur tubuh mereka.

Beruntung ada yang iba melihat kedua anak Marindal, Medan Amplas ini semahput karena dipukuli. Kalau saja terlambat sedikit, keduanya mungkin pulang dengan kondisi jadi mayat.

Menurut informasi, amuk massa itu bermula ketika kedua pelaku hendak mencuri di rumah salah seorang warga di kawasan Jln Bajak V Kel Harjosari II, Medan. Namun sial, aksi mereka dipergoki pemilik rumah hingga diteriaki maling. Kalap diteriaki maling sama pemilik rumah, keduanya lantas cicing.

Loading...

Mendengar korban terus berteriak, Indra dan Rosman langsung mengenkol kuda besi yang mereka tunggangi. Keduanya memilih cepat kabur melarikan diri menjauh dari lokasi. Tak terduga, warga yang juga mendengar teriakan korban lantas mengejar pelaku dengan mengendarai kreta.

Mirip film-film aksi, pelaku terlibat saling kejar dengan warga. Nahas, karena gugup, kreta yang dikemudiakam kedua pelaku mendadak hilang kendali dan terjatuh. Brakkkkkkk!! tak pelak, ke-dua pelaku pun langsung ditampung massa dan dihakimi beramai-ramai. Sebelum dipukuli, tangan dan kaki keduanya diikat warga.

“Untung dia (pelaku-red) diselamatkan, kalau tidak sudah pasti dia mati,”seru warga di sana.

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan kedua pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Patumbak. (ahmad)