Tak Ngasih Uang Belanja, Nurdin Dihajar Istri Garang

5
Nurdin saat buat LP.

DELITUA-M24

Mahligai rumah tangga Nurdin (26) dan Tiara (22) terancam bubar. Pasangan suami istri yang tinggal di Gang Lestari, Kec Delitua ini cekcok hingga berujung melakukan aksi kekerasan.
Mirisnya, jika umumnya suami yang acap bertindak kasar, namun yang terjadi justru sebaliknya. Tiara ternyata lebih garang dibanding Nurdin.

Wanita itu bahkan berani memukul dan menunjang sang suami. Akibat di-‘kung fu’ sang istri, Nurdin mengalami lebam di dada dan punggung. Tindakan kasar Tiara tersebut konon karena Nurdin dituding tidak pernah memberi uang belanja atau menafkahinya. Sampai-sampai Tiara nekat menggadaikan buku nikah yang seharusnya disimpan dan dijaga.

Cerita Nurdin saat ditemui metro24 di Mapolsek Delitua, Minggu (10/2) sekira pukul 15:00 WIB, sebelum insiden kekerasan terjadi ia baru pulang kerja dari pabrik rotan. Setiba di rumah, Nurdin disambut omelan Tiara yang katanya tidak pernah memberi uang.

Mendengar omelan istrinya, Nurdin pun naik darah. Apalagi menurut Nurdin tudingan sang istri tidak benar. Alhasil pasutri yang baru menikah 2 tahun dan memiliki anak satu itu pun bertengkar hebat.

Beberapa tetangga yang mendengar pertengkaran terusik dan coba menasihati. Rupanya Tiara tak terima dinasihat dansontak mengamuk. Yang jadi sasaran amuk adalah Nurdin. “Kebetulan waktu itu saya pas lagi jongkok di teras rumah. Dipukuli sampai terjatuh,” ucap Nurdin.

Melihat kondisi Nurdin yang terluka, beberapa tetangga lalu membawa korban berobat, Sabtu (2/2) sekira pukul 10:15 WIB.

“Setiap hari kami kerap bertengkar dan saya dituduh tidak pernah mengasih uang belanja. Padahal semua gaji saya setiap bulan saya setor kepada dia (Tiara, red),” imbuh Nurdin.

Menurut Nurdin, istrinya juga berani memborohkan (menggadai) buku nikah mereka. Pinjaman uang dari gadai buku nikah itu dipakai Tiara untuk shopping ke mall.

“Setiap hari kerjanya jalan-jalan ke mall. Maka itu saya akan menceraikannya karena tidak tahan dengan ulahnya,” kesal Nurdin.

LN (50) orangtua korban mengaku kaget saat mendapat kabar anak mereka bertengkar hebat. Mirisnya, saat LN mendatangi kediaman sang anak, LN malah dimaki.

“Gila, saya dimakinya dengan ucapan yang tak pantas. Saya dilarang ikut campur masalah rumah tangga mereka. Padahal saya ini kan mertuanya,” ucap LN.

Terpisah Kapolsek Delitua, Kompol Efianto membenarkan telah menerima laporan korban.

“Masih dalam proses,: kata Afianto singkat. (mehuli)