Pelaku di rumah sakit.

BELAWAN-M24

Timsus Gagak Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan (Curas) dalam pasal 365 sub pasal 363 KUHPidana, Jum’at (29/11) lalu.

Penangkapan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/374/XI/2019/SU/SPKT Pel.Belawan, tanggal 19 November 2019. Korbannya adalah Irwansyah Nasution (30), warga Jln Pelabuhan Raya Simpang Jam Gadang Kel Belawan II, Kec Medan Belawan.

Salah seorang pelaku yang bernama Arjuna (23), warga Jln Ileng Link I Rengas Pulau, Kec Medan Marelan terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat hendak diamankan petugas.

Informasi yang diterima menyebutkan, kejadian pencurian terjadi sekitar bulan September 2018 pukul 13.00 WIB lalu. Saat itu pelapor dan anggotanya sedang berada di gudang botot miliknya di Jln Pelabuhan Raya Belawan dekat jam gadang.

Sat itu pelapor sedang tidur dan mencas Hp nya didalam kamar bersama dengan pacarnya. Kemudian pelaku Putra alias Kempot sudah diamankan terlebih dahulu dan rekannya masuk ke dalam gudang dengan membawa celurit.

“Pelaku mengancam anggota korban yang sedang duduk di dalam gudang sembari mengatakan “Jangan bergerak” kemudian salah seorang teman pelaku Putra alias Kempot memasuki kamar dan sempat mengambil sebuah tas. Saat itu sempat terjadi aksi tarik–menarik antara pelaku dengan saksi Aini akan tetapi tidak berhasil. Lalu salah satu teman pelaku langsung merampas 1 unit Hp yang ada di dalam kamar. Usai itu, para pelaku langsung melarikan diri,” ujar Kanit Resum Polres Belawan, Ipda Erikson Siahaan, Rabu (4/12) pukul 14.00 WIB.

Saat hendak kabur, Putra alias Kempot menyempatkan diri untuk merampas Hp milik anggota korban. “Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp4,8 juta dan melaporkan kasus tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” terangnya.

Timsus Gagak yang mendapatkan informasi bahwasanya Arjuna sedang berada di Jln Raya Pelabuhan Belawan tepatnya di botot Iwan, langsung bergerak menuju lokasi. Begitu melihat tersangka, tim langsung melakukan penangkapan. Dan saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Petugas yang tak mau kehilangan buruannya sempat meletuskan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

“Namun pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan dan langsung tim mengarahkan tembakan terukur kearah kaki kanan. Kemudian tim mengamankan dan memboyong tersangka kerumah sakit TNI AL untuk perawatan dan boyong kemako kepolres Pelabuhan Belawan guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (syamsul)