IF dan S saat diamankan ke Polsek Stabat. (foto: rudi/metro24.co)

LANGKAT, Metro24.co – Serammm… Maling ‘sakti’ tiba-tiba menghilang, padahal telah tertangkap. Inilah cerita penangkapan seorang Ninja (pelaku pencurian kelapa sawit) di Kabupaten Langkat, Sumut.

Dua tersangka pencurian tandan buah segar (TBS) kepala sawit milik PTPN 2 Kebun Tanjung Jati, harus menginap di tahanan Polsek Stabat. Pengungkaan kasus ini sedikit menyeramkan, berbau mistis. Pasalnya, pelaku pencurian bisa menghilang.

Informasi berhasil dihimpun metro24.co, Selasa (15/9/2020), para tersangka berinisial S (46) dan IF (25), keduanya warga Dusun VII, Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai. Penangkapan itu, berdasarkan laporan polisi nomor: LP/112/IX/2020 tanggal 13 September 2020.

Awalnya petugas keamanan PTPN 2, Bagus dan Hendrik, memergoki S sedang memanen buah sawit di areal Divisi Blok 36 Afdeling V PTPN II Tanjung Jati, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya mereka meminta bantuan Kalidin, aparat Bawah Kendali Operasi (BKO) yang bertugas membantu pengamanan kebun. Namun saat menunggu bantuan tiba, S tiba-tiba menghilang dari lokasi. Petugas bantuan yang tiba pun tak berhasil menemukan S di sekitar lokasi.

Tak mau berpikir panjang, petugas langsung menuju rumah pelaku yang sudah diketahui alamatnya itu. Benar saja, S ditangkap dari rumahnya tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, S mengaku telah menjual hasil curiannya kepada IF. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil menangkap IF dan mengamankan barang bukti dari lokasi penjualan.

Kedua pelaku selanjutnya diserahkan Danton Security PTPN 2 Tanjung Jati, Gino (49), ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Stabat. Kapolsek Stabat, AKP Meritaken Surbakti melalui Kanit Reskrim Ipda S Sihotang SH membenarkan adanya dua tersangka pencurian TBS di PTPN II Tanjung Jati yang diserahkan ke pihaknya.

“Kedua tersangka bersama barang bukti TBS sawit sudah diamankan ke Polsek Stabat. Kedua tersangka terjerat Undang Undang Tentang Perkebunan,” ujarnya. (rudi/metro24.co)