Humas Pengadilan Negeri Kisaran, Rahmat HA Nasution SH.

Kisaran-M24

Sepanjang tahun 2018, jumlah perkara tindak pidana narkoba dinilai mendominasi di Pengadilan Negeri (PN) Kisaran. Terhitung, kasus narkoba mencapai 602 perkara.

Hal itu disampaikan langsung, Humas Pengadilan Negeri Kisaran, Rahmat HA Nasution SH saat ditemui metro24 di Pengadilan Negeri Kisaran, Rabu (13/2).

“Paling banyak itu perkara narkoba. Jika dipersentase, jumlah kasus narkoba dinilai cukup tinggi jika dibandingkan dengan perkara lain,” katanya.

Loading...

Lebih lanjut, Rahmat turut prihatin dengan perkara narkoba tersebut. Padahal, pihak pengadilan negeri Kisaran telah melakukan upaya-upaya penekanan.

“Yakni memberikan hukuman penjara lama bagi para terdakwa. Bagi mereka yang menyimpan, menguasai dan memiliki barang terlarang pun pidananya tidak jauh berbeda,” imbuhnya.

Dijelaskannya, meski putusan hakim tinggi, sejauh ini para pelaku bisnis narkoba dinilai tidak kapok.

“Buktinya, masih banyak pelaku yang terlibat perkara narkoba dengan beragam jenis. Mulai dari ganja, pil koplo hingga sabu-sabu. Yang membuat miris, tidak sedikit anak remaja yang terlibat,” ungkapnya.

Rahmat menambahkan, selain kasus narkoba, kasus pencurian tergolong masih tinggi dengan jumlah 336 perkara. Rahmat menambahkan, ada tigas jenis kasus yang tergolong rendah di PN Kisaran.

“Berdasarkan data, jumlah perkara terendah ada tiga jenis, yaitu kasus pemalsuan uang sebanyak 1 perkara, kasus penghinaan 1 perkara dan kasus penghinaan jabatan sebanyak 1 perkara,” pungkasnya. (deddy)