Kapolrestabes Medan menginterogasi kedua tersangka.

MEDAN-M24

Dua kurir sabu yang berasal dari Aceh diringkus Satres Narkoba Polrestabes Medan. Sabu seharga Rp9 miliar diamankan dari keduanya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, didampingi Kasat Narkoba AKBP Raphael Priambodo, kepada wartawan Kamis (14/3) mengatakan, kurir tersebut berinisial AY (32), disergap petugas di Jalan Kapten Sumarsono, Medan Helvetia pada Selasa (5/3). Kemudian ZR (27), warga Pidie Aceh Jaya, diamankannya di loket bus Simpati Star, Jalan Asrama, Medan Helvetia.
Pnangkapan itu tidak terlepas dari peran masyarakat soal adanya info sabu tersebut. Petugas melakukan penyelidikan di lokasi Jalan Kapten Sumarsono dan Stasiun Bus Simpati Star.

Hasilnya, petugas Polrestabes Medan membekuk kedua tersangka yang membawa sabu senilai Rp 9 miliar dengan menggunakan tas. Dari penggeledahan terhadap tersangka AY, ditemukan koper berisi 8 bungkus plastik berisi narkotika sabu seberat 8 kg dan 1 timbangan elektrik.

Loading...

Dari hasil interogasi petugas, pemilik barang tersebut adalah MD (DPO). Sabu dikirim dari Aceh yang diantar oleh AK (DPO) dan AY yang berperan sebagai penjual dan penjaga sabu yang diupah oleh MD (DPO) sebesar Rp50 juta.

Untuk penangkapan kedua, terjadi pada Senin (11/3) sekira pukul 23.00 WIB. Di loket Sempati Star, personel mengintaia dan menggeledah ZR (27), warga Dusun Ulim Baroh, Pidie Jaya. Darinya ditemukan 1 Kg sabu yang dibalut lakban hitam.
ZR mengaku disuruh inisial H (DPO).

Dadang mengakui, kedua pelaku merupakan kurir untuk pemesan yang ada di Medan. “Saat ini pemesan barang haram itu masih diburu petugas Polrestabes Medan,” ujarnya.
Diharapkan Dadang, peran masyarakat dalam memberantas narkoba.

Menurutnya, kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35/2009 tentang narkotika. (ardi)