korban yang tewas

LABUHAN-M24
Maksud hari ingin menyelamatkan diri, Herman (55) justru meregang nyawa. Pria penderita sawan ini tewas nyebur ke sumur saat rumahnya di Jalan Asam, Kel Martubung, Kec Medan Labuhan, terbakar, Senin (8/4) sekira pukul 23:00 WIB.

Belum diketahui asal api yang memusnahkan beberapa warga rumah warga itu. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Kasus kebakaran ini telah ditangani Polsek Medan Labuhan.

Menurut warga, api pertama kali berkobar dari belakang rumah Sudarmi (86). Begitu melihat api marak, warga sontak berteriak kebakaran. Saat kejadian, penghuni rumah sedang tertidur. Melihat kobaran api, penghuni rumah pun berupaya menyelamatkan diri. Tak
terkecuali Herman, anak Sudarmi. Herman penderita sawan panik. Diduga ingin menyelamatkan diri, Herman nekat nyebur ke dalam sumur. Namun nahas, Herman justru meregang nyawa.

Api kian marak. Warga pun bahu-membahu meadamkan api dengan alat seadanya. Berbilang menit, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Api baru bisa dijinakkan setelah 1 jam lebih.

Loading...

Polisi yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan Herman sudah tak bernyawa. Seketika keluarga histeris. Jasad Herman kemudian dievakuasi.
“Tadi dia (korban) di kamar. Mungkin dia mau menyelematkan diri dan nekat lompat ke dalam sumur. Kami tidak sempat menyelamatkannya,” kata salah satu keluarga sembari meratapi kematian Herman.

Polisi menyarankan agar jenazah korban diotopsi, namun pihak keluarga menolak. Akhirnya, keluarga membuat pernyataan tidak keberatan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan SH, yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP.
“Untuk penyebab kebakarannya belum bisa kita simpulkan. Lebih jelasnya kita tunggu hasil dari labfor. Mengenai korban, pihak keluarga menolak jenazah diotopsi ataupun divisum. Jasad korban pun kita serahkan pada keluarga setelah membuat surat pernyataan tidak keberatan,” terang Iptu Bonar. (syamsul)