Tersangka yang diamankan

SIANTAR-M24

Surya Darma (34) lemas ketika mengetahui yang mendobrak rumahnya adalah petugas dari Satres Narkoba Polres Siantar. Dengan wajah pucat dan lutut gemetaran, dia pun cuma bisa pasrah ketika petugas masuk ke dalam rumah di Jln Nagur Gang Sumur Kel Martoba, Kec Siantar Barat, Kota Siantar, Senin (5/8) sekira pukul 16.00 WIB.

Pintu rumah residivis yang baru menghirup udara bebas 6 bulan lalu ini diketuk lantaran dia disebut-sebut kembali menjual sabu. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 dompet kecil warna merah berisi 17 paket sabu seberat 5,75 gram, 1 paket sabu seberat 2,40 gram, 1 paket ganja, 1 sendok pipet, 1 dompet kecil warna kuning berisi 3 bungkus plastik klip kosong, 2 lembar uang Rp50 ribu, 1 unit Hp Merk Samsung dan 1 unit timbangan digital.

Penangkapan bermula dari informasi yang diberikan masyarakat. Disebutkan bahwasanya tersangka sering melakukan transaksi sabu dan ganja di rumahnya. Personil lalu melakukan penyelidikan di tempat yang dimaksud. Petugas mulanya mengetuk pintu rumah tersangka, namun tidak dibuka.

Loading...

Tak mau berlama-lama, petugas lantas mendobrak pintu dan masuk ke dalam rumah. Dari dalam rumah petugas menemukan 1 orang laki-laki yang diketahui bernama Darma sedang berada di lantai atas tepatnya di dalam kamar. Saat itu petugas melihat tersangka mencoba menyembunyikan barang bukti di bawah kasur.

Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Eduar Lumban Tobing melalui Kasubbag Humas, Aiptu Napena Karo Karo saat dikonfirmasi, Rabu (7/8) mengatakan bahwa untuk tersangka akan dijerat dengan 2 pasal tentang kepemilikan sabu dan ganja. “Tersangka dijerat dengan 2 pasal 112 jo 114 dan pasal 111 UU No 35 Tahun 2019 tentang narkotika,” ucap Eduar. (adi)