JAKARTA, Metro24.Co – Indikasi peredaran narkoba tetap seperti biasa bahkan meningkat di masa pandemi Covid-19 di Ibu Kota semakin kentara. Setelah menangkap pengedar narkoba aneka jenis yang berkeliling dengan sepeda motor dua malam lalu di kawasan Condet, Jakarta Timur, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus lagi dua orang kurir sabu di perumahan kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada Sabtu, 11/7/2020 pagi.

Dari tangan dua orang berinisial RK dan MA ini, polisi menyita 18 paket sabu. Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona membenarkan pihaknya mengungkap narkoba jenis sabu yang disimpan dalam kantong plastik hitam di mobilnya.

“Tim Khusus (Timsus) I Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan AKP Bangun berhasil mencegah peredaran narkoba jenis sabu di Tangsel,” ucap Ronaldo.

Dari pengakuan RK dan MA rumah di kawasan Bintaro itu menjadi gudang penyimpanan sabu ketika barang itu tiba di Jakarta. Menurut Ronaldo, pengedar narkoba jenis sabu ini merupakan jaringan Aceh yang menjangkau wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kedua tersangka, sambung Kasatserse Narkoba Polres Jakbar ini, langsung menjalani pemeriksaan secara intensif. “Dari pemeriksaan awal setelah tertangkap, keduanya mengakui barang bukti sabu itu miliknya untuk peredaran di Jabodetabek,” ungkap Kompol Ronaldo.

Hasil penyelidikan pula, ternyata RK dan MA tinggal di rumah kost di kawasan Jombang, Pondok Aren, Tangsel. “Ada temuan buku catatan transaksi keluar masuk narkoba di tempat tinggalnya,” kata dia.

Kompol Ronaldo menyatakan, semua temuan dan barang bukti akan menjadi petunjuk pengembangan kasus ini. Boleh jadi, pemilik rumah tempat penyimpanan narkoba di Bintaro itu akan ikut repot dengan kasus ini. Kita tunggu hasil penyelidikan selengkapnya. (Ali/metro24.co)
Editor: Arpani