Ilustrasi.

MEDAN, Metro24.co – Kabur usai merenggut paksa ‘mahkota’ gadis di bawah umur, BG (35), warga Kabupaten Nias Selatan (Nisel) ditangkap Polrestabes Medan.

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polrestabes Medan menangkap seorang pelaku pencabulan terhadap anak bawah umur.

Kanit UPPA Polrestabes Medan, AKP Mardianta Ginting menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka setelah pihaknya sudah memintai keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti.

“Tersangka diamankan Senin (14/9/2020) sore di tempat kerjaannya sebagai tukang jahit di Pasar 8 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang,” ujarnya kepada metro24.co, Rabu (16/9/2020).

AKP Mardianta mengaku sudah meminta keterangan dari 6 saksi yang terdiri dari korban, orangtua, keluarga, tetangga dan tempat korban bekerja. Dari hasil visum menyatakan bahwa ‘mahkota’ korban mengalami kerusakan.

“Tersangka disangkakan dengan Pasal 81, 82 Undang Undang Perlindungan Anak, tentang persetu-buhan atau perbuatan cabul terhadap anak bawah umur dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Mardianta sembari mengatakan pelaku lainnya dalam proses lidik.

Sebelumnya, seorang anak bawah umur menjadi korban pemer-kosaan sebut saja Bunga (15), melapor ke Polrestabes Medan. Korban melaporkan 2 pelaku berinisial BG (35) warga Nisel yang kini berdomilisi di Jalan Metrologi, Kec Percut Sei Tuan, Deliserdang. Serta I (25) warga Kec Percut Sei Tuan. (irwan/metro24.co)