ketua Panitia Hak Angket Rini Silalahi, kepada tiga pimpinan dewan, yakni Timbul Lingga, Mangatas Silalahi dan Ronald Tampubolon.

SIANTAR, Metro24.Co – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daera) Siantar telah merampungkan Rekomendasi Pansus Hak Angket yang menyoal kinerja Walikota Siantar Hefriansyah Noor. Keputusan Pansus Hak Angket DPRD Siantar itu, Kamis, (27/02/2020), diserahkan langsung oleh ketua Panitia Hak Angket Rini Silalahi, kepada tiga pimpinan dewan, yakni Timbul Lingga, Mangatas Silalahi dan Ronald Tampubolon.

Tentu saja Rekomendasi Hak Angket ini memberi sinyal ancaman pada  posisi  Hefriansyah Noor  selaku Walikota Siantar.

Berdasarkan informasi yang diterima Metro24.Co, ada tiga poin terpenting hasil Keputusan Pansus Hak Angket untuk diteruskan kepada Mahkamah Agung (MA), Kemendagri serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Poin pertama, terkait soal pelanggaran prosedur dalam tata kelola pemerintahan yang dilakukan Hefriansyah Noor selaku Pejabat Pembina ASN. Ini dianggap sebagai poin terpenting yang menjadi rekomendasi Pansus Hak Angket.

Poin kedua, pelanggaran peraturan perundang-undangan yang dilakukan Wali Kota Siantar, Hefriansyah Noor, dalam beragam kebijakan selaku Kepala Daerah.

Serta poin ketiga, dari perbuatan Walikota pada poin pertama dan kedua, berdampak pada kerugian keuangan daerah Kota Siantar.

Ketiga poin itu, direkomendasikan terpisah untuk diteruskan pimpinan dewan kepada tiga pihak yang berbeda pula. Poin pertama soal kesalahan prosedur direkomendasikan kepada Kemendagri, pelanggaran peraturan perundang-undangan direkomendasikan kepada Mahkamah Agung, serta poin ke tiga soal munculnya kerugian keuangan daerah direkomendasikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Belum diketahui secara pasti kapan Pimpinan DPRD Siantar kapan menindaklanjuti tiga rekomendasi Hak Angket yang diserahkan Kamis (27/02/2020) sore itu.

Pengamat politik Kota Siantar, Zul List, memprediksi ketiga rekomendasi hak angket ini akan mengancam masa depan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, berlabuh di Pilkada 2020.

“Paling tidak itu akan mengancam kelancaran Walikota dalam usaha merebut rekomendasi PDI Perjuangan di Pilkada 2020 ini. Tentu, jika pimpinan dewan serius menindaklanjutinya, prediksi Zul List. (red/metro24.Co)

Editor : S Tandang