Unjukrasa karyawan PD Pasar Medan di Bank Mandiri Cabang Jalan Pulau Pinang.

MEDAN, Metro24.co – Ratusan karyawan PD Pasar Medan menggeruduk Bank Mandiri Kantor Cabang Jalan Pulau Pinang, Medan Barat. Mereka menuntut pihak bank membuka pemblokiran rekening PD Pasar Medan, Senin (24/2/2020).

Pasalnya, akibat pemblokiran tersebut gaji mereka tak bisa dibayar sejak awal tahun ini. Tak cuma itu, karyawan juga menyebut mereka tak bisa membayar iuran BPJS akibat pemblokiran. Bahkan, operasional PD Pasar jadi terganggu.

Salah seorang karyawan Azhar Daulay kepada wartawan di sela-sela aksi unjukrasa mengatakan, gaji yang tak dibayar akibat pemblokiran rekening PD Pasar tersebut, merupakan penghasilan utama mereka untuk menghidupi keluarganya.

“Jadi kebijakan Bank Mandiri ini membuat kami kesulitan membiayai hidup keluarga. Apalagi keputusan Bank Mandiri ini sama sekali tidak memiliki dasar apa pun untuk menahan hak Kami selaku nasabah Bank Mandiri,” katanya.

Dikatakan Khairul, dua pekan lalu pihaknya sudah melakukan dialog dengan pimpinan Bank Mandiri di Jalan Pulau Pinang bernama Margono dan Desi. Saat itu, Margono menyebutkan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pihak PD Pasar agar seluruh gaji dan iuran BPJS Kesehatan para pegawai PD Pasar dicairkan.

“Semua syarat sudah kami penuhi namun gaji kami tak cair juga. Kami ingin Margono jumpai kami langsung di sini,” katanya.

Tri Utami, salah satu pegawai lain mengaku harus meminjam uang ke sejumlah tetangganya untuk membiayai cuci darahnya. Biaya cuci darah, ujar Tri, mencapai jutaan rupiah setiap minggu.

“Saya pasien cuci darah, seminggu sekali cuci darah. Saya terpaksa meminjam uang ke tetangga karena iuran saya untuk BPJS Kesehatan tak dibayarkan Bank Mandiri. Setiap cuci darah saya bayar Rp 1.505.000,” kata Tri Utami.

Setelah berorasi beberapa waktu, salah satu manager di Bank Mandiri bernama Hendrik Tampubolon datang menemui para pegawai PD Pasar. Hendrik Tampubolon menawarkan dialog namun dengan syarat tertentu.

“Silahkan sampaikan aspirasi, kirim utusan lima orang untuk berdialog dengan pimpinam kami,” ujar Hendrik Tampubolon. Namun para pendemo menolak usulan pihak Bank Mandiri.

Pemblokiran rekening PD Pasar ini diduga terkait pemecatan Direksi PD Pasar Medan, Rusdi Sinuraya, oleh Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, beberapa waktu lalu. (red/metro24.co)

Editor: H Talib