Korban pengeroyokan saat di kantor polisi.

PERCUT-M24

Ketika datang ke rumah yang disewanya, Rayaman Purba (22), ribut dengan tetangganya. Lepas itu, dia dikeroyok dan dipukuli dengan kayu.

Peristiwa yang dialami oleh warga depan kuburan Selamat Ketaren Ujung, Desa Medan Estate, Kec Percut Sei Tuan, terjadi, Rabu (30/1). Rayaman kemudian melaporkan tetangganya ke Polsek Percut, Kamis (31/1) siang.

Diceritakan Purban, pada Rabu (30/1) malam, dia pulang ke rumah sewanya. Tiba-tiba ia didatangi tetangganya, Irwan Sinaga. Lalu Irwan menyebutnya
agar tidak kembali lagi ke rumah itu. “Padahal rumah itu saya sewa sama seseorang hingga Agustus 2019,” kata Purba yang ditemui di Polsek Percut.

Loading...

Irwan mengatakan itu lantaran Purba yang menikahi Boru Hutabarat, ditinggal istrinya itu sejak akhir Desember 2018. Purba menikah dengan Boru Hutabarat dengan status duda, sedangkan Boru Hutabarat berstatus janda dua anak. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang anak.
“Istri saya pergi bersama 2 anak dari pernikahannya terdahulu. Anak dari pernikahan kami ditinggalkannya bersama saya,” ungkapnya.

Tak terima diusir, Purba menyebut jika rumah itu masih miliknya. Terlebih lagi barang-barang miliknya ada di dalam rumah.

Mendengar itu, Irwan beserta 3 orang keluarganya mendatangi Purba. Lalu mengeroyok Purba dengan cara memukulinya dengan kayu. Purba memilih meninggalkan rumah itu dan menuju rumah adiknya.
Dia menceritakan perihal pengeroyokan itu pada adiknya. Selanjutnya adiknya membawanya ke Polsek Percut untuk buat pengaduan.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay, menjelaskan saat sedang memintai keterangan Purba, terkait pengaduan tersebut. (irwan)

editor: juni ardi tanjung