Jenazah korban sebelum dievakuasi

BINTANG BAYU-M24
Jata Artinus Sinaga (70), warga Dusun IV Pulau Bagal, Desa Damak Tolong Boho, Kec Bintang Bayu, Sergai ditemukan tidak bernyawa di areal Kebun Karet Bandar Pinang Estate, Dusun IV, Desa Bandar Pinang, Kec Bintang Bayu, Sergai Minggu (3/11) sekitar pukul 09:00 WIB.

Tubuh pensiunan guru ini pertama kali ditemukan Selamat (34), karyawan penderes kebun dengan kondisi telentang dalam kondisi telentang. Kedua kaki tertindih sepedamotor Honda Astrea tanpa nomor polisi dengan wajah dipenuhi darah yang sudah kering.
Selamat meneruskan temuannya itu kewarga dan Polsek Kotarih. Dalam hitungan menit lokasi pun dipenuhi warga.

Pihak kepolisian yang turun ke lokasi langsung mengevakuasi korban ke RS Sultan Sulaiman. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Saat ini korban sudah dievakuasi ke RS Sultan Sulaima Sergai,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kotarih, Ipda Martadinata Lubis.

Ruslan AG Sinaga (37), anak kelima korban yang ditemui di lokasi mengatakan, orangtuanya itu pamit dari rumah sejak Sabtu (2/11) sekitar pukul 15:30 WIB. Seperti biasa ayahnya minum tuak di Warung Supriadi di Bintang Bayu. Namun hingga malam ayahnya tak kunjung pulang. Upaya mencari hingga tengah malam sudah dilakukan namun tidak berhasil. Hingga paginya pihak keluarga mendapat kabar korban sudah ditemukan tidak bernyawa.

Loading...

Sementara A boru Sinaga (48) menambahkan, ayahnya sudah empat tahun menduda. Sebagai pensiunan guru ayahnya selalu menghabiskan waktu ke warung tuak bahkan terkadang ayahnya juga selalu membawa pulang tuak dengan botol kecil untuk diminum di rumah. “Mungkin pas pulang menabrak pohon lalu jatuh kondisi sepi jadi tidak ada yang menolong apalagi malam itu lagi hujan,” ucapnya.

Keduanya pun sudah mengiklaskan ayahnya itu dan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi. (darmawan)