Pelaku diamankan.

MEDAN BARU-M24

Seorang pria berdarah-darah dihajar warga, Selasa (11/6) sekitar pukul 14:00 WIB.

Dituturkan Yoga, warga Jln Gatot Subroto kepada awak media, pelaku dan seorang temannya diduga telah melakukan pencurian kreta di salah satu cafe yang ada di simpang Jln Ngumban Surbakti/Jln Setiabudi. Akibatnya pelaku dikejar warga.

“Dia dikejar massa mulai Jalan Setiabudi tepatnya di simpang Jalan Nguban Surbakti. Saya pun turut mengejar pelaku, sementara teman pelaku berhasil melarikan diri,” kata Yoga.

Loading...

Pelaku, lanjut Yoga, melarikan diri dengan mengendarai kreta Honda Supra warna hitam BK 2651 OZ ke arah Padang Bulan. Sesampainya di depan Pajak USU (Pajus), pelaku berhenti dan meninggalkan kreta di depan kos-kosan.

“Pelaku saya kejar sampai gudang kosong yang ada di kos-kosaan itu. Karena lantai gudang kosong itu sudah lapuk, pelaku terperosok jatuh ke bawah. Saya langsung lompat dan menimpa pelaku yang lemas karena terbentur lantai,” urai Yoga saat berada di Polsek Medan Baru.

Mahasiswa Tehnik Informatika di salah satu universitas di Kota Medan ini kemudian membawa pelaku keluar dari dalam gudang kosong. Ternyata di luar puluhan warga sudah menunggu dan langsung menghajar pemilik tato setan di lengan kanan ini.

Beruntung, nyawa pelaku diselamatkan sejumlah personel Satsabhara Polda Sumut yang sedang melaksanakan patroli dengan mengendarai kreta trail. Petugas lalu mengarahkan pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan dengan menumpang betor.

“Setelah tas pelaku diperiksa, ternyata di dalam tas selempangnya ditemukan satu paket diduga narkoba jenis sabu, dompet, HP Samsung, tang, gunting dan tiga bungkus rokok,” pungkas Yoga.

Sesuai lokasi kejadian, barang bukti dan saksi dibawa ke Polsek Sunggal sambil menunggu korban membuat laporan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Sunggal. Pelaku juga masih mendapat perawatan media di RS Bhayangkara, Medan. (tiopan)