Polisi paparkan tersangka dan BB

MEDAN-M24
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) meringkus empat pelaku sindikat perampokan dengan modus berpura-pura menjadi polisi. Sedangkan dua orang lagi masih diburu.

Dalam paparan yang digelar di Polda Sumut, Kamis (11/7), Wakil Direktur (Wadirkrimum) Polda Sumut, AKBP Donald Simanjuntak mengatakan, para pelaku ditangkap atas dasar laporan korban M Imam Syahfii (28), warga Jln H Jalal Gg Tabah, Desa Bintang Meriah, Kec Batang Kuis, Kab Serdang Bedagai (Sergei) dengan nomor LP/1709/K/VI/2019/SPKT Percut. Dalam laporannya, korban yang merupakan juru parkir mengaku kalau pelaku merampas sepedamotornya sambil menodongkan senjata airsoft gun (replika senjata api).

“Pada 28 Juni 2019, korban yang sedang bekerja didatangi oleh para pelaku sebanyak enam orang yang menaiki mobil minibus warna silver. Para pelaku mengaku polisi,” sebut Donald.

Korban yang sedang duduk di atas kretanya dituduh sebagai bandar narkoba. Korban juga diancam dengan airsoft gun. Selain itu tangan korban diborgol dan kepala ditutupi dengan kain goni. Lalu korban dimasukan ke mobil. Sementara sebagian pelaku membawa kreta milik korban.

Loading...

“Kemudian korbannya diturunkan di Lapangan Ladon Kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan,” sebut mantan Kapolres Binjai ini.

Merasa tidak pernah berkecimpung dalam sindikat narkoba dan merasa dirugikan, korban membut laporan ke pihak kepolisian.
“Setelah laporan itu, kita (Subdit III Ditreskrimsus) melakukan penyelidikan. Kita dapat informasi salah satu pelaku atas nama Andi Syahputra (30), warga Jalan Pelikan, Percut Sei Tuan berada di Jalan Asia Medan. Kemudian polisi melakukan pengejaran dan menangkap pelaku,” ujarnya.

Polisi, lanjut Donald Simanjuntak, kemudian melakukan pengembangan dan menangkap dua pelaku lagi atas nama Muda Remaja Parlis alias Parlis (37), warga Jln Wasano, Kec Medan Timur dan Gokroha Saut Sangkapta Manalu (37), warga Jln Garuda, Kec Percut Sei Tuan yang merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) aktif di Pasar V Tembung.

“Kemudian kita introgasi dari dua pelaku. Kemudian kita menangkap seorang lagi pelaku bernama M Rahul (26) warga Jalan Mayjend Sutoyo, Kecamatan Medan Barat. Tersangka Rahul kita tangkap di kediamannya,” ujarnya.

Dari penangkapan Rahul, polisi menyita dua pucuk senjata airsoft gun dari rumahnya. “Senjata ini digunakan pelaku beraksi,” terang dia.

Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku (S dan B) dan penadah. “Untuk sementara laporannya masih satu orang, masih kita telusuri lagi apakah ada korban lainnya,” terang dia.

“Keempat pelaku yang kita tangkap ini ikut serta menangkap korban. Sedangkan dua orang pelaku yang masih buron perannya mencari target (korban),” kata dia.

Untuk para pelaku, dikenakan Pasal 365 ayat 1 dan 2 dengan ancaman 12 tahun penjara. (ahmad)