Ilustrasi.

NTB, Metro24.co – Polisi dibikin bingung dalam tangani kasus istri dibacok karena bersetubuh (making love/ML) dengan pria selingkuhan di samping suaminya yang sedang tertidur.

Dalam kasus yang terjadi di Sumbawa, NTB, ini polisi tak bisa berbuat banyak. Persoalan itu pun diungkap Kasat Reskrim Porles Sumbawa Iptu Faesal Afrihadi. “Semuanya nggak mau diperiksa,” katanya, Selasa (14/1/2020).

AP, si suami yang membacok, tak mau melaporkan perselingkuhan istrinya ke polisi. Dia, kata Iptu Faesal, ingin menghukum pelaku dengan caranya sendiri. Polisi tentu saja tak membiarkan hal tersebut terjadi.

Sementara si istri hingga kini masih dirawat di puskesmas dekat rumahnya. Jari telunjuk tangan kanannya putus ditebas AP.

Sementara si pria selingkuhan, CAN saat ini diamankan di Polres Sumbawa. Polisi mengamankan CAN dari kejaran AP dan keluarganya. AP berniat menebas jari CAN yang terang-terangan meniduri istrinya di rumahnya.

Bagaimana proses hukum terhadap AP yang telah menganiaya istrinya? “Sebenarnya masalahnya ada sebab ada akibat. Bagaimana ceritanya semuanya nggak mau diperiksa, terkait dengan pengaduannya tentang perzinahan dia nggak mau diperiksa, nggak mau bikin laporan. Kami masih menunggu apa yang terjadi di sana,” ujar Iptu Faesal.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa perselingkuhan dan pembacokan AP terhadap istrinya ini terjadi Jumat (10/1/2020) lalu. Tengah malam saat bangun tidur, AP mendapati istrinya sedang bersetubuh dengan CAN.

AP kalap melihat istrinya, SU, bersetubuh dengan pria lain. Kemarahan AP tak terbendung karena aksi maksiat itu dilakukan tengah malam di sampingnya ketika tidur di kamar.

Sementara CAN berhasil melarikan diri dan selamat dari bacokan AP. Namun
AP dan keluarganya lalu memburu pria selingkuhan untuk menuntut pembalasan atas perselingkuhan.

CAN tersebut sempat mengamankan diri ke Polsek Kuta, Sumbawa. Namun, karena alasan keamanan, pria tersebut diamankan ke Polres Sumbawa untuk menghindari aksi main hakim sendiri.

AP enggan melaporkan perselingkuhan istrinya ke polisi. Dia ingin menghukum sendiri istrinya dan selingkuhannya. “Suami dan keluarganya berkeras… karena tangan istrinya ditebas, dia juga ingin tangan si selingkuhan ini,” kata Iptu Faesal. (*)

 

 

Editor : H Talib
Sumber : detik.com