Akhyar bersama Forkopimda usai paripurna HUT ke-430 Kota Medan. (foto: Humas Pemko Medan)

MEDAN, Metro24.co – Pelaksana Tugas (plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution, mengatakan jumlah warga Medan positif virus corona (COVID-19) hampir tembus 1.000 orang. Dia mengatakan, saat penularannya sudah transmisi lokal.

Akhyar pun menyebutkan, pelaku penularan ada orang tanpa gejaka (OTG). “Jumlah warga Kota Medan yang positif Covid-19 terus meningkat, kini hampir mendekati angka 1.000. Dari jumlah tersebut, terangnya, penularan yang terjadi melalui orang tanpa gejala (OTG),” katanya saat paripurna HUT ke-430 Kota Medan di DPRD Medan, Selasa (30/6/2020).

Dalam sambutannya, Akhyar juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda Kota Medan, termasuk pimpinan dan anggota DPRD Medan yang telah membantu Pemko Medan dalam menangani pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama ini. Diharapkan, bantuan dan dukungan terus diberikan sehingga pandemi Covid-19 berakhir di Kota Medan.

“Terima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan selama ini. Saya yakin dan percaya dengan kesolidan dan kekompakan bersama, insya Allah kita dapat melalui keadaan yang sulit ini walaupun dengan langkah terbatas. Kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas harus terus diusung semaksimal mungkin. Lalu, terus berkolaborasi untuk menggerakkan Kota Medan ke arah lebih baik lagi,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Akhyar kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 merupakan persoalan bersama sehingga penanganannya pun harus dilakukan bersama-sama.

Diungkapkan Akhyar, Untuk itu Akhyar mengingatkan, Covid-19 bukanlah aib yang harus ditutup-tutupi dan harus segera diobati. ”Anggarannya telah kami persiapkan dan kami akan selalu terbuka terkait penanganan Covid-19, termasuk penggunaan anggaranya. Tidak ada yang ditutupi, ini amanah dan tanggung jawab bersama. Kita berharap pandemi Covid-19 segera berakhir di Kota Medan,” ungkapnya. (ht/metro24.co)