Petani Keluhkan Anjloknya Harga Kol Sekilo Rp400

0
Petani saat berada di areal perkebunan.

DAIRI-M24

Petani sayur mayur di Kab Dairi mengeluh akibat anjloknya harga jual komoditas pertanian mereka dalam beberapa bulan terakhir

Salah satu petani, Salmon Sidauruk menyebutkan harga jual sayur Kol yang ia tanam telah mengalami penurunan sejak Desember 2018 lalu. Kini harga jual sayur Kol untuk setiap kilogramnya hanya sebesar Rp400.

“Sekarang harga kol anjlok, kalau normalnya sekilo Rp 800 sekarang hanya laku Rp 400 sekilo. Udah berat lah sama kami, untuk biaya nyemprotnya aja udah berapa, belum lainnya,” kata Salmon di ladang miliknya yang berada di Dusun VI, Desa Parbuluan IV, Kec Parbuluan, Dairi, Senin (9/2).

Menurutnya, penurunan harga itu terjadi akibat melimpahnya komoditas sayur Kol dipasaran.
“Kalau kami maunya ada perhatian dari pemerintah, supaya kalau lagi masa panen gini, harga jangan sampai anjlok,” sebutnya.

Tak jauh berbeda disampaikan M Sinaga, petani yang menanam cabai merah ini juga mengeluhkan dengan kondisi harga jual yang turut mengalami penurunan.

“Lagi turun kali, biasa Rp15.000 sekilo. Sekarang cuma Rp7.000. Kawan yang nanam kentang juga ngeluh, biasa katanya kalau normal Rp8.000, sekarang sekilo cuman Rp3.000,” ungkapnya.

Ia pun berharap harga komoditas cabai merah yang ia tanam dapat kembali normal seperti biasanya.

“Kalau ditanya, ya harganya kayak biasa lah, biar kami bisa tenang,” sebutnya. (fajar)