Pertemuan antara pejabat Pertamina, HNSI dan Dinas Pertanian & Perikanan membahas solar untuk nelayan. (awal/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – Pertamina akan mengaktifkan kembali Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di sentra-sentra nelayan kecil.

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk kapal nelayan Medan,” kata Sales Area Manager Pertamina Regional I Medan, Tiara Theasufi H, saat bertemu dengan nelayan kecil Kota Medan dan Dinas Perikanan dan Pertanian Medan di Aula Kantor Camat Medan Belawan, Selasa (14/1/2020).

Pertemuan tersebut difasilitasi Ketua DPD HNSI Sumut, Zulfahri Siagian SE, dengan tujuan untuk menyikapi tentang kebutuhan BBM kapal nelayan kecil. “Dalam waktu dekat ini, Pertamina akan menyediakan SPBU nelayan sebelum SPDN diaktifkan kembali,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, pembelian solar dengan jeriken oleh nelayan tidak dipungut biaya tambahan. “Laporkan kalau ada SPBU yang meminta uang jeriken kepada nelayan saat mengisi solar di SPBU yang ditunjuk Pertamina,” terang Tiara.

Sementara  Dodi Asrizal mewakil Dinas Pertanian dan Perikanan mengatakan, untuk mendapatkan minyak solar, nelayan haruspunya rekom dari dinas. Pemilik kapal harus mengajukan permohonan bermaterai, lengkap dengan nama sampan, nomor mesin serta ukuran sampannya,” sebutnya.

Sedangkan Ketua HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE menyambut baik langkah Pertamina. Ia mengapresiasi kepada pihak dari PT Pertamina dan berharap pasokan BBM untuk para nelayan secepatnya terealisasi.

Dia juga mengatakan, kapal nelayan yang mendapatkan BBM solar harus diverifikasi oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan, sehingga legalitasnya terpenuhi.

“Kita juga nantinya akan memfasilitasi masalah BBM nelayan untuk Kabupaten /Kota se-Sumatera Utara. Karena masih banyak nelayan kita yang belum mendapat BBM bersubsidi,” ungkap Zulfahri. (awal/metro24.co)

 

Editor: H Talib