Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Karo utuhkan Rp30 miliar sampai batas waktu 29 Mei mendatang. foto gogobarus/metro24.co

KARO, Metro24.Co – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Karo utuhkan Rp30 miliar sampai batas waktu 29 Mei mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Martin Sitepu, Kalak BPBD Karo sekaligus Ketua TIM Gugus Tugas saat menggelar konferensi pers di Sekretariat Gugus Tugas Aula Dinas Kesehatan, Senin (23/3/2020).

Martin Sitepu menegaskan bahwa ada tiga kategori penanganan bencana, yaitu Siaga Bencana, Tanggap Bencana dan Transisi Bencana. Virus Corona ini sudah dikategorikan Siaga Darurat (Bencana Non Alam), ujar Martin.

Dalam kesempatan itu Martin juga menyinggung soal pesta adat Simate Mate (Meninggal tradisi karo) di Jambur/Aula, Martin Sitepu menghimbau agar jangan berlebihan membuat acara. Meski demikian, pelaksanaannya harus tetap mendapat persetujuan Polres Karo.

Kemudian, Kadis Kesehatan dr.Irna Safrina Sembiring menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap virus corona ini dengan cara mencuci tangan, istirahat cukup minimal tidur 7 jam, dan pencegahan terhadap keluar masuknya warga ke Kabupaten Karo, serta terutama mengisolasi diri.

Sedangkan perwakilan dari anggota DPRD Karo, Edi Ulina Ginting sedikit menimpali kegiatan Gugus Tugas ini agar dapat memberikan terus informasi terkait virus Covid -19 yang kini cukup mewabah.

“kami dari DPRD Karo siap mendukung percepatan terealisasinya dana sesuai juga dengan instruksi Presiden serta juga kami menghimbau supaya para awak media dapat memberikan berita yang positif,” imbau Edi Ulina.

Pada konferensi pers teresebut turut hadir Dirut RSUD Kabanjahe dr Arjuna Wijaya, Kadis Pariwisata Munarta Ginting, Sejumlah Anggota DPRD Karo, Onasis Sitepu, Herty Delima Purba, Inolia Ginting, Perwakilan Kodim 0205/TK, Perwakilan Polres Karo, Kabag Humas Protokol Leonard Surbakti, dan beberapa Staf Dinas Kesehatan

Terlihat Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, turut hadir. Namun tak lama berselang, dia harus meninggalkan tempat karena harus melakukan penyemprotan disinfektan di seputaran Pajak Kabanjahe.(GO2/metro24.co)

Editor : S Tandang