Dody Hasibuan

DELITUA-M24

Tak rela barang berharganya dirampas, Arihim mengejar pelaku. Penjual jamu ini menyeret Dody Hasibuan ke aspal sebelum dihakimi massa.

Sorang pelaku jambret kembali diamuk warga di sekitar RS Jiwa Jln Jamin Ginting, Kel Mangga, Kec Medan Tuntungan, Minggu (17/11) dinihari. Dia adalah Dody Hasibuan (31), warga Pasar III Jln Jamin Ginting, Kel Titi Rante, Kec Medan Polonia.

Awalnya, Arihim (26), warga Jln Karya Utama, Kel Pangkalan Mansyur, Kec Medan Johor sedang berjualan jamu di sekitar RS Jiwa Pemprov Sumut. Tiba-tiba, sebuah sepedamotor matic yang dikendarai pelaku dan temannya datang dan langsung merampok tas sandang warna hitam milik korban. Tas tersebut diketahui berisi handphone Samsung warna putih seharga Rp3 juta.

Loading...

Tak ingin barang miliknya berpindah tangan, korban berteriak rampok, sambil berlari mengejar dan menangkap baju pelaku. Meskipun korban terseret hingga beberapa meter, karena pelaku berusaha tancap gas.

Akhirnya sepedamotor pelaku oleh dan jatuh ke aspal. Melihat itu, warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar dan menghajar pelaku hingga babak belur. Pelaku lainnya berhasil kabur dan tancap gas ke arah Pancurbatu.

“Begitu melintas dengan menggunakan sepeda motor, salah satu pelaku merampas tas sandang saya. Karena jalan agak macet, baju salah satu pelaku berhasil saya pegang kuat-kuat. Lutut, kaki tangan dan perut saya luka-luka,” beber korban di Mapolsek Delitua, setelah kejadian.

Sementara itu pelaku mengaku nekat merampok korban karena butuh duit. “Nggak tahu lagi saya siapa saja yang memukuli saya. Polisi Sabara Polda cepat datang menyelamatkan nyawa saya,” beber mantan napi ini.

Kapolsek Delitua, AKP Doly Nelson Nainggolan yang dikonfirmasi membenarkan adanya pelaku jambret diamankan. “Pelaku berhasil diamankan dan korban sudah membuat laporan,” ucapnya. (mehuli)