Pelantikan pengurus Komunikasi Keluarga Besar Kesultanan Asahan-Tanjungbalai.

TANJUNGBALAI-M24

Pelantikan Majelis Pengurus Daerah Komunikasi Keluarga Besar Kesultanan Asahan-Tanjungbalai di Gedung Bersejarah Tanjungbalai Jln Sei Raja, Kel Sei Raja, Kec Sei Tualang Raso, Minggu (10/3), diawali dengan Dzikir dan Shalawat oleh Majelis Shalawat Dihyaur Rasul Tanjungbalai.

Pj Seketaris Daerah Kota Tanjungbalai, Halmayanti mewakili Walikota mengingatkan, seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah yang diberikan. Selain itu, juga dapat memberi masukan yang konstruktif disegala bidang kepada seluruh pemangku kebijakan.

“Mengingat sejarah lahirnya Kota Tanjungbalai tak terlepas dari peran Kesultanan Asahan,” katanya.

Loading...

Diharapkannya, keberadaan organisasi ini dapat memberikan fungsi sebagai partner pemerintah dalam menangani permasalahan yang ada, baik itu masalah sosial, ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Tentunya kami (Pemko, red) berharap organisasi ini menjadi sebuah gerakan penunjang. Paling tidak mampu mengoptimalkan pembangunan daerah tetap berlandaskan pada nilai kedaerahan, sosial, budaya, politik dan religi,” cetusnya.

Sedangkan Ketua DPRD Kota Tanjungbalai, Maralelo Siregar berharap kepada pengurus dapat mengarahkan pikiran dan kemampuan, untuk terus mengembangkan budaya melayu di Kota Tanjungbalai.

Ketua Majelis Pengurus Pusat Forum Komunikasi Keuarga Besar Kesultanan Asahan, Tengku Zulkarnain Alhaz mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemko Tanjungbalai dalam membangun budaya Melayu di Kota Kerang tersebut.

“Wadah ini dibuat secara internal dalam membangun silaturahmi keluarga besar kesultanan Asahan, dan secara eksternal menjalin silaturahmi dengan Pemerintah dan masyarakat. Pada intinya dalam rangka meningkatkan budaya melayu,” ujarnya.

Sementara itu, Sultan Kamal mewakili kerabat kesultanan Asahan mengatakan, berdasarkan sejarah kerajaan di negeri ini, berdiri dalam kekuasaannya sendiri-sendiri dan tidak mau bersatu saat itu. Dengan mengambil sikap, bahwa sudah sepatutnya menjunjung tinggi dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam keberagaman.

“Hal ini wajib dalam rangka mempertahankan budaya dan berdirinya suatu Kerajaan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Terpilih sebagai Ketua Majelis Pengurus Daerah Komunikasi Keluarga Besar Kesultanan Asahan Tanjungbalai yakni Tengku Iqbal dan Seketaris Tengku Syahdan. (ambon)