Korban penganiayaan.

PERCUT-M24

Malim Sobar Nasution (21), mengamuk kepada istrinya Febbi Wahyuni (19). Tak cuma memukul, pengangguran ini juga melempar Febbi dengan per ayunan.

Penganiayaan dilaporkan Febbi ke Polsek Percut Sei Tuan. Malim yang sudah 4 bulan menganggur, tiba-tiba menjambak dan memukuli pipi serta bibir Febbi hingga mengeluarkan darah.
Penganiayaan terjadi di rumah mereka di Perumnas Mandala, Jalan Rajawali, Kel Kenangan, Kec Percut Sei Tuan, Kamis (18/4) pagi.

Beberapa jam berselang, Malim kembali marah. Ia melempar ibu anak satu tersebut dengan per ayunan. Febbi berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan. Namun Malim kembali memukuli Febbi hingga mulutnya mengeluarkan darah.

Loading...

Febbi pulang ke rumah orang tuanya. Ditemani pamannya ia melapor ke Polsek Percut. Laporannya tercatat dengan nomor LP /1081/K/IV/2019/SPKT Percut.

Diungkapkan Febbi kepada M24, Jumat (19/4), sekitar 2 bulan tepatnya pada Rabu (20/2), Malim sudah pernah diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan atas penganiayaan terhadap dirinya.
“Saat di Polsek, kami dimediasi. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dengn membuat surat pernyataan bermeterai,” tuturnya.

Febbi mengungkapkan dirinya berencana akan berpisah dengan suaminya yang kerap ringan tangan. “Sudah tidak tahan lagi saya dipukuli seperti itu. Lebih baik saya berpisah aja. Kemarin sudah saya maafkan dia, tapi dibuatnya lagi,” pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu MK Daulay, kepada M24 mengatakan akan mengecek laporan pengaduan tersebut. (irwan)