Kedua pelaku yang diamankan.

HELVETIA-M24

Setelah mengantar anaknya ke sekolah, pencuri sepeda motor (kreta) ini disergap petugas Polsek Helvetia.

Panit Reskrim Polsek Helvetia Ipda Sahri Sebayang kepada wartawan menjelaskan, pria itu adalah M Alrafik (38), warga Jalan Karya 2, Desa Helvetia. Selain Alfarik pihaknya juga membekuk Eko Erisdianto (37), warga Jalan T Amir Hamzah, Medan Barat.

Dari keduanya diamankan barang bukti 3 gagang kunci T dan 4 anak kunci T, 1 Honda Mobilio warna putih BK 1596 IH sebagai alat yang digunakan kedua pelaku dan 1 HP Nokia biru.
Keduanya beraksi mencuri sepeda motor Honda Beat BK 6351 AEF milik Intan, warga Jalan Pendidikan, Dusun II, Bandar Setia, Percut Sei Tuan Jumat (17/8/2018). Intan melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Helvetia dengan bukti laporan LP/587/VIII/2018/SU/Polrestabes Medan/ Polsek Medan Helvetia.

Loading...

Dalam laporan itu disebutkan, Intan memarkirkan motor di depan rumah sepupunya di Komplek Pondok Surya, Jalan Pembangunan, Helvetia Timur.

Sesaat kemudian, Intan pun masuk ke rumah dan meninggalkan motor dalam posisi stang terkunci.

Alrafik yang bertindak sebagai eksekutor masuk ke halaman rumah tersebut. Dengan menggunakan kunci letter T, Alrafik merusak kunci kontak motor Intan. Sementara Eko berjaga di dalam mobil Honda Mobilio BK 1596 IH yang digunakan keduanya.
Saat hendak membawa kabur kendaraan motor tersebut, salah seorang karyawan yang berada di dalam rumah tersebut, Trisna mendengar suara kendaraan yang dinyalakan. Trisna mengintip dari jendela dan melihat Alrafik sudah membawa kabur motor milik Intan. Trisna melaporkan pencurian itu pada Intan. Karena motornya sudah hilang, Intan melapor ke Polsek Helvetia.

“Rumah tersebut dijadikan toko, jadi salah seorang karyawan mendengar suara kreta yang dinyalakan,” jelas Sebayang Senin (25/2) sore.

Sebayang melanjutkan, pihaknya melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di rumah tersebut. “Kita berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku. Selanjutnya kita lakukan pengejaran,” beber mantan Panit Reskrim Polsek Sunggal itu.

Pada Jumat (22/2) petugas menangkap Alrafik. Lelaki pengangguran itu diamankan di simpang Jalan Amal sesaat mengantar anaknya sekolah.

“Setelah anaknya diantar, langsung kita lakukan penangkapan di Jalan Ringroad smpang Jalan Amal,” ungkapnya.

Berhasil mengamankan Alrafik, kata Sebayang, petugas melakukan pengembangan terhadap Alrafik. Alhasil Alfarik mengaku beraksi bersama Eko. Petugas penangkapan terhadap Eko di ke diamannya, di Jalan T Amir Hamzah. (red)