Akhyar usai Paripurna HUT 430 Kota Medan. (foto: Humas Pemko Medan)

MEDAN, Metro24.co – Pemko Medan tidak akan menanggung biaya pengobatan, perawatan, serta pemakaman pasien terkait virus corona (COVID-19) mulia besok, Selasa, 1 Juli 2020, kecuali warga Kota Medan.

“Selama ini biaya perawatan pasien COVID-19 yang dirawat di Medan ditanggung Pemko Medan, karena makin bertambahnya angka positif Covid-19 yang bukan warga Medan, pihaknya akan membebankan biaya tersebut ke Pemkab/Pemko masing-masing,” kata Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution, kepada wartawan usai Paripurna HUT ke-430 Kota Medan di gedung dewan, Selasa (30/6/2020).

“Selama ini biaya tersebut kita atasi, tapi kalau lama-kelamaan karena pandemi ini Pemko Medan tidak sanggup. Maka kami Pemko Medan telah berkirim surat kepada kepala daerah yang ada di Sumut atau siapapun bahwa per tanggal 1 Juli nanti, itu biayanya ditanggung oleh masing-masing,” ulangnya.

Ia mengatakan besarnya biaya yang dikeluarkan, membuat Pemda masing-masing harus turut ambil bagian dengan menanggung biaya warganya. “Pemko Medan hanya menanggung untuk warga Kota Medan saja, yang bukan warga Kota Medan ditanggung masing-masing (Pemda),” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Arjuna Sembiring, yang juga Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Medan, mengungkapkan tercatat sebanyak 172 orang telah dimakamkan di pemakaman khusus korban Covid-19 di Simalingkar B, dan 85 di antaranya bukan warga Medan.

“Hingga saat ini yang dimakamkan di Pemakaman khusus Simalingkar B berjumlah 172 orang dan dari Medan sebanyak 87 orang, selebihnya dari luar kota Medan,” katanya.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa setiap satu kali penguburan pemko Medan dibebankan biaya hingga Rp5 juta. Jika dikalkulasikan hingga saat ini pemko Medan telah mengeluarkan anggaran untuk penguburan jenazah Covid-19 sebesar Rp860 juta. (red/tm/metro24.co)