Pelajar yang menjadi korban penikaman

DELITUA-M24

Beberapa langkah melewati gerbang sekolah, siswa satu ini didatangi dua pemuda. Dia dikeroyok dan ditikam pakai ekor pari yang diduga beracun.

Peristiwa yang menimpa pelajar di salah satu SMP negeri di Delitua ini terjadi Sabtu (9/3) sekitar pukul 13.13 WIB. Korban diketahui berinisial P (15), warga Kec Delitua.

Informasi diperoleh, sepulang sekolah, P dan beberapa temannya hendak pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Begitu melewati gerbang sekolah, dua orang yang ditaksir berumur 16 tahun dan tinggal di Gg Lestari, Kec Delitua, menyerang dan menghajar korban.

Loading...

Korban berusaha menangkis. Salah seorang pelaku lalu mengeluarkan ekor pari yang sudah dibuat gagangnya dari saku celananya. Ekor pari itu ditikamkan ke punggung kiri korban. Ekor pari menusuk sedalam 4,5 Cm masuk.

Seketika korban terkapar di tengah jalan dengan kondisi berlumur darah. Jalig (15), dan beberapa teman korban membantu korban yang sudah terlihat pucat. Kedua pelaku lalu kabur.

“Saya yang menarik sejenis ekor pari yang bergerigi dari punggung korban. Setiba di klinik, pihak klinik mengarahkan ke RS Sembiring karena diduga ekor pari yang ditancapkan di punggung korban beracun,” beber Jalig.
Kapolsek Delitua Kompol Efianto mengatakan anggota sedang mencari bukti terkait peristiwa tersebut. “Sampai saat ini korban belum membuat laporan. Tetapi beberapa teman korban sebagai saksi sudah mendatangi Polsek Delitua guna melaporkan kejadiannya,” ujar. (mehuli)