Jasad korban di rumah sakit. (wan/metro24.co)

SERGAI, Metro24.co – Pamit pergi main bersama teman, pulangnya jadi mayat. Peristiwa pilu ini menimpa Royan (9), ia tewas tak jauh dari rumahnya di Dusun II, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Sumut.

Informasi yang dihimpun metro24.co, Jumat (26/6/2020), saat ditemukan ada luka bakar di telapak tangannya dan lehernya membiru. Diduga korban tewas setelah menyentuh kabel PLN tegangan tinggi yang terjuntai ke tanah.

Royan awalnya bermain dengan rekan sebayanya. Ia sudah diperingati oleh Masitah (29) yang tidak jauh dari rumah Royan. Mengingat ada kabel tegangan tinggi terjuntai dan menyentuh tanah. Mendengar larangan Royan dan teman berpindah lokasi bermain.

Tapi entah bagai mana, Royan malah datang lagi untuk mencari rekannya, di sini Royan diduga menyentuh kabel telanjang tersebut hingga tubuhnya terkapar. Masitah yang mendengar jeritan anaknya Habib (9) bahwa Royan ke strum langsung keluar rumah dan meminta tolong kepada warga setempat.

Royan yang dilarikan Yamin (65) tak lain kakeknya ke RS Melati Kampung Pon tidak terselamatkan, Royan sudah tewas sebelum sampai di rumah sakit.

Ayah korban M Ramadhan (45) kepada M24 mengatakan sebelumnya Royan sudah pulang ke rumah, namun tiba-tiba kembali lagi keluar dan bermain. “Sudah pulang kerumah tapi keluar lagi katanya mau main-main,” katanya.

Royan merupakan anak pertamanya. M Ramadhan tidak memiliki firasat buruk akan kehilangan anak sulungnya itu. “Tidak ada firasat buruk hampir setiap hari anak kami bermain di luar untuk kabel PLN yang terjuntai itu sudah dilaporkan ke PLN Sei Rampah tapi tidak di gubris,” ujarnya.

Kapolsek Firdaus AKP Budiadin tidak berhasil dikonfirmasi. Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang di hubungi M24 mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan awal. “Pihak Polsek akan segera menangani peristiwa itu, saat ini saya akan koordinasikan ke Polsek,” papar Kapolres. (wan/metro24.co)