Pakai Nama Samaran, Suryono Sukses Rampok Mahasiswi

1
Tersangka yang diamankan.

SEI RAMPAH-M24

Berkenalan dengan memakai samaran, sukses membuat Suryono alias Sisur (25), merampok seorang mahasiswi.

Lelaki yang beralamat di Dusun X, Desa Simpang Empat, Kec Sei Rampah, Sergai, menggasak sepeda motor Honda Supra X 125 BK 3409 XAY milik Inneke Yolanda Mahulete (21), warga Dusun IV, Desa Sementara, Kec Pantai Cermin, Sergai.

Personel Polres Sergai akhirnya menangkap Sisur dari tempat persembunyiannya di Dusun IV, Desa Cempedang Lobang, Kec Sei Rampah, Sergai, Minggu (10/9) sekira pukul 21:00 WIB.

Peristiwa itu terjadi Jumat (8/2) sekira pukul 12:00 WIB. Inneke Yolanda Mahulete bersama teman sekampusnya Ajeng Vianingsih (21), dari Medan untuk mengantarkan surat magang ke kantor Pemkab Sergai dengan menaiki angkot.

Setiba di Perbaungan, keduanya turun untuk mengambil kendaraan milik Inneke yang disimpan di Perbaungan. Sisur saat kenal dengan Inneke bernama Rangga menelponnya dan menanyakan keberadaannya.

Sisur yang sudah berada di Pasang Bengkel ingin menumpang dengan Inneke Yolanda Mahulete. Selanjutnya keduanya berboncengan ke Pemkab Sergai. Setiba di Pemkab Sergai dan urusan selesai, Sisur kembali meminta diantarkan ke lokasi awal.
Keduanya menuju Perbuangan. Sisur yang sudah merencanakan aksinya membelokkan kendaraan ke areal kebun sawit. Alasannnya untuk menghindari razia polisi. Hingga tiba di areal kebun PT. Socfindo, Sisur menghentikan kreta dan mendorong Inneke lalu meninggalkannya ke lokasi kebun.

Inneke yang ditolong warga melaporkan kejadian itu ke Polres Sergai.
Di kantor polisi, Sisur mengaku hanya ingin memiliki kendaraan korbannya. Tidak ada niat untuk menjualnya. Sisur mengaku baru satu bulan kenal dengan mahasiswi tersebut dan memberikan nama samaran agar tidak diketahui identitas aslinya.
“Memang sudah aku rencanakan, makanya aku kenal pakai nama samaran setelah terpedaya baru aku larikan kretanya,” ucap Sisur.

Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Sisworo kepada M24, Senin (11/2) menjelaskan, tersangka dan barang bukti telah diamankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan karena khawatir ada korban lain. (darmawan)