Lokasi kebakaran

LABUHAN DELI-M24

Duar…warga Jln Veteran Pasar V, Dusun II A Desa Manunggal, Kec Labuhan Deli kaget mendengar suara ledakan yang berasal dari pabrik springbed CV Sahabat Sejati Mandiri atau Four Star, Selasa (9/7) pukul 06.00 WIB. Tak cuma warga, pekerja usaha produksi busa pelapis peralatan rumah tangga ini juga berhamburan keluar pabrik.

Belum diketahui secara pasti penyebab atau pemicu kobaran api. Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut.

Warga di lokasi menyebutkan, kobaran api juga melalap 3 unit mobil L 300 Pick Up dan 1 unit mesin molen serta mesin produksi busa tilam. Api juga membakar bahan-bahan pembuatan busa berupa cairan kimia.

Loading...

15 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Medan dan 7 unit dari Pemkab Deliserdang berjibaku memadamkan api. Butuh waktu berjam-jam baru api bisa dijinakan.

Informasi yang diterima wartawan di lokasi menyebutkan, api pertama kali diketahui Anton, petugas jaga malam. Dia mengaku pertama kali melihat kobaran api membakar busa tilam yang berada di dalam gudang. Melihat kobaran api, Anton lari berusaha menyelamat diri.

Para karyawan sempat berusaha memadamkan api dengan memakai pasir dan air. Namum api tidak bisa padam dan karyawan pun berlari keluar untuk menyelamatkan diri. Pihak perusahaan lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran,

Sekretaris Desa Manunggal, Zulkarnaen Siregar yang dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian belum dapat memberikan keterangan siapa pemilik pabrik busa tersebut. Zulkarnain mengatakan pabrik tersebut sudah beberapa kali mengalami kebakaran. Dan dia juga menyebutkan kalau jsaat kebakaran sempat terdengar beberapa kali ledakan. Sehingga membuat resah dan ketakutan warga.

Dia membeberkan jika pihak pengusaha melalui pekerjanya, beberapa waktu lalu ada meminta tanda tangan warga sekitar, tapi ditolak karena sudah resah dengan keberadaan perusahaan itu. Apalagi, sambungnya, pada kebakaran yang lalu beberapa rumah warga juga ikut terbakar.

“Kami masyarakat Desa Manunggal sudah sangat resah dengan keberadaan pabrik busa ini. Pihak pengusaha juga tidak peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Untuk itu, kami menolak keras keberadaan pabrik tersebut”, tegasnya.

Di lokasi tampak belasan petugas Polsekta Medan Labuhan berjaga-jaga karena ratusan warga sekitar maupun yang kebetulan melintas memadatai lokasi kebakaran.

Kapolsek Labuhan, AKP Edi Safari SH melaui Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. “Kita masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut. uUntuk sementara kita sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna proses pemeriksaan oleh petugas Labfor Polres Pel Belawan,” ucap Kanit.

Dalam proses penyelidikan, petugas Reskrim Polsek Medan Labuhan sudah meminta keterangan 3 orang saksi yang terdiri dari petugas jaga malam, Anton Irawan (53) warga Jln Rahayu 5 Tanah Garapan Pasar IV Desa Helvetia, Kec Labuhan Deli dan 2 karyawan, Andi (28) warga Jln Platina Raya Kel Titipapan, Kec Medan Deli, serta Kepala Dusun 2a, Rahim (50). (syamsul)