Kasatreskrim dan Kapolsek Kutalimbaru menyelidiki mobil Humas PN Medan.

MEDAN-M24

Sejumlah informasi ditemukan. Misteri kematian Jamaluddin, hakim yang menjabat Humas I Pengadilan Negeri (PN) Medan, mulai terkuak.

Pihak kepolisian tak menutup kemungkinan jika Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin yang ditemukan tewas di dalam mobilnya di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kec Kutalimbaru, Kab Deliserdang, merupakan korban pembunuhan.

“Sedang didalami. Artinya bahwa kemungkinan dibunuh. Kayaknya (sepertinya) orangnya (pelaku pembunuhan) tidak jauh,” kata Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto yang ditemui awak media di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (1/12).

Kapolda tidak memerinci apakah pelaku yang diduga membunuh adalah keluarga atau rekan kerja korban. “Tunggu saja perkembangannya, ya,” ujarnya.

Menurut Agus, untuk memastikan penyebab kematian korban, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium. “Kemudian masih kita uji cairan lambungnya, apakah dia meninggal dalam kondisi berdaya atau tidak,” beber Kapolda.

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya juga telah mendapatkan informasi penting terkait korban sebelum ditemukan tewas. “Ada informasi sebelum kejadian. Ada beberapa informasi yang kita peroleh yang sekarang ini sedang didalami oleh penyelidik Polda Sumut dan Polrestabes Medan,” pungkasnya.

Terpisah, Satreskrim Polrestabes Medan sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi.

“Ditreskrimum Polda Sumut, Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Kutalimbaru sudah melaksanakan olah TKP. Kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto, Minggu (1/12).

Selain itu kata Eko, telah dilakukan pelimpahan laporan polisi dari Polsek Kutalimbaru ke Polrestabes Medan. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan.

“Kita telah melakukan penyisiran CCTV di seputaran lokasi. Untuk barang bukti sudah kita kirim ke Labfor,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hakim yang juga Humas PN Medan, Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobil Land Cruiser BK 77 HD di areal kebun sawit Desa Suka Rame, Kec Kutalimbaru, Kab Deliserdang, Jumat (29/11) siang.

Hakim Jamaluddin merupakan hakim senior yang bertugas di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Medan. Selain menjabat hakim, Jamaluddin yang berspesifikasi Hakim Niaga dan Keperdataan adalah Humas pada instansi itu.

Jenazah ditemukan di baris kedua mobil dengan beberapa luka di leher. Ia ditemukan warga yang melintas sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah dicek, ada memar di bagian leher yang menghitam. Dari hidung, keluar cairan yang berwarna agak kekuningan.

Berdasarkan pengakuan istri korban yang bernama Juraida, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berpamitan untuk bertemu rekannya di Bandara Kualanamu.

“Kata istrinya tadi sama saya, dia (korban) jemput temannya ke bandara. Jam 5 udah berangkat dari rumah,” kata Humas Pengadilan Negeri Medan, Erintuah Damanik.

Tidak hanya itu, lanjut Erintuah, selain rekan kerjanya juga sempat melihat korban hadir ke kantor. Pada saat itu korban tidak mengenakan pakaian training seperti yang dipakai saat ditemukan meninggal dunia.

“Masih pakai jins dia, belum pakai training. Karena memang setiap hari jumat kami olahraga, cuma hari ini enggak ada olahraga karena ada kegiatan sosialisasi. Tapi waktu sosialisasi itu dia udah enggak keliatan,” katanya. (irwan)