Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karo menggelar rapat kerja bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan OPD untuk membahas situasi yang berkembang di wilayah Tanah Karo. foto gogobarus

KARO, Metro24.Co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karo menggelar rapat kerja bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan OPD untuk membahas situasi yang berkembang di wilayah Tanah Karo di ruang rapat DPRD Karo Jl.Veteran Kabanjahe Selasa (7/4) pukul 11.00 wib.

Ketua DPRD Karo, Iriani Br.Tarigan, dalam pengantar rapat kerja yang dihadiri Fraksi dan Komisi DPRD sebanyak 12 orang, meminta Pemkab.Karo memaparkan langkah apa saja yang sudah dilakukan bersama Tim Gugus Tugas dalam penanganan penyebaran virus Covid-19.

“Patut kami ketahui, karena lembaga DPRD Karo berfungsi legislasi anggaran dan fungsi pengawasan, tentu menyikapi bencana non-alam Covid-19 ini, apa yang dibutuhkan kedepan baik segi anggaran dan yang lainnya, supaya DPRD memutuskan sikap jika hal tersebut dalam rapat kerja ini dapat secara detail,” katanya.

Menyahuti hal tersebut , Ketua Gugus Tugas Bupati karo Terkelin Brahmana SH.MH, memaparkan kepada DPRD, bahwa perombakan Tim Gugus Tugas yang baru sudah disahkan pada Selasa (7/4/2020), sesuai SK Bupati Karo Nomor: 360/116/BPBD/2020 tanggal 7 april 2020.

Sebelumnya Ketua Gugus yang lama, Martin sitepu, sudah banyak melakukan langkah penyemprotan disinfektan bahkan menyuarakan anjuran para Camat, Lurah, Kades, kepling, agar masyarakat mematuhi prosedur pencegahan penyebaran Covid-19. Rutin cuci tangan, social distancing, phsycal distancing, jauhi kerumunan, menggunakan masker, papar Bupati.

Terkait pembahasan anggaran, Terkelin mengaku OPD sedang menyusun biaya anggaran. Namun secara detail belum dapat kita paparkan karena masih pada tahap penyelesaian.

“Ttiba saatnya nanti kita sampaikan, jika berkenan semoga Dewan menyetujuinya,” sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua Gugus 1, Dandim 0205/TK Letkol.Inf.Taufik Rizal, sependapat dengan Ketua Gugus Tugas bahwa bahwa wabah Covid-19 selama ini sudah berjalan secara baik. Penyemprotan disinfektan maupun imbauan ke desa-desa, Koramil bersama Camat mendorong agar masyarakat lakukan isolasi mandiri bila baru masuk ke desanya datang dari luar Tanah Karo.

Masih kata Taufik, yang sangat krusial kedepan untuk dipertimbangkan sebagai saran Wakil Ketua Gugus Tugas, mengingat Kabupaten Karo adalah basis jalur sentral ke beberapa kabupaten, dan letaknya strategis terdiri dari sejumlah titik perbatasan keluar arus masuk kendaraan.

Untuk antisipasi ini, wilayah jalur masuk perbatasan agar dibuatkan Pos Tim Gugus Tugas Terpadu. Gunanya mengoptimalkan pengawasan dan pencegahan bagi kendaraan arus masuk dan keluar. Tentang teknis pelaksanaannya, akan dibahas lebih lanjut jika Tim Terpadu sudah dibentuk.

Sayangnya, hasil rapat kerja DPRD bersama Bupati dan Forkopimda tersebut belum diputuskan anggaran penanganan Covid-19, berhubung pihak eksekutif minta waktu untuk menyelesaikannya.

Turut hadir Wabub Karo, Cory Seriwaty br Sebayang, Sekda Drs Kamperas Terkelin Purba, Asisten I Davit Trimei Sinulingga, Asisten II Dapat Kita Sinulingga, Asisten III Mulianta Tarigan, Kalak BPBD Ir.Martin Sitepu, Kepala Bappeda Ir.Nasib Sianturi, Kadis Kesehatan drg.Irna Safrina, Ka.DPKPAD Andreasta, Dansubdenlom I/2-1 Kapten.CPM. Dwi Darsono.(GO2/metro24.co)

Editor : S Tandang