Anggi

PERCUT-M24

Niat hati bisa memadu kasih dengan sang kekasih malah berujung sial. Lagi berbunga-bunganya hati karena sedang berduan dengan pacar malah digrebek pemuda setempat (PS). Kata PS, pasangan kekasih itu sedang bercumbu di dalam rumah millik Anggi (19) di Jln Letda Sudjono Gang Perguruan, Kec Medan Tembung, makanya digrebek.

Tapi pengakuan Andri (15) warga Jln Letda Sudjono Gang Anggur Kel Bandar Selamat, Kec Medan Tembung dia cuma pegangan tangan dan mencium kening pacarnya sebagai tanda sayang. Dan itu tak lebih.

Tapi pengakuan itu dibantah Irfan Cs. Sebagai PS di Jln Letda Sudjono Gang Perguruan, Kec Medan Tembung dia tak terima ada orang yang diduga akan berbuat tidak senonoh di kampungnya, makanya dia ambil sikap.

Loading...

Informasi yang diterima, Sabtu (8/6) sekira pukul 22.00 WIB, Andri bersama pacarnya bertandang ke rumah Anggi. Namanya kedatangan tamu, Anggi pun ke luar rumah untuk membeli makanan, sebab waktu itu ibunya sedang mudik ke kampung halaman di Panyabungan.

Setibanya Anggi dari membeli makanan, dia melihat Irfan sudah berada di dalam rumah sambil menarik Andri dan pacar ke luar. Anggi lalu bertanya kenapa kedannya itu ditarik paksa ke luar dari rumahnya. Irfan lalu menuding Andri dan pacarnya sedang bercumbu di dalam rumah.

“Padahal mereka hanya berpegangan tangan dan memang Andri mencium kening pacarnya dan tidak ada yang aneh aneh,” ungkap Anggi.

Sebagai PS, Irfan merasa di atas angin. Dia lalu mencoba memeras Andri sebesar rp200 ribu dengan tujuan agar masalah antara dirinya dan pacarnya selesai. Permintaan itu ditolak Anggi mentah-mentah. Kesal, Irfan lalu memprovokasi warga dan langung memukuli Anggi dan menyekap Andri di dalam rumah Irfan.

Dengar kabar anaknya disekap, ibu Andri langsung datang ke lokasi. Lucunya, ibu Andri juga ikut disekap Irfan dan dia tetap ngotot agar diberi uang Rp200 ribu agar anaknya bisa pulang.

“Karena saya hanya punya Rp70 ribu, itupun diambil si Irfan, malah ibu si Irfan sempat menjambak saya hingga dagu saya teluka kenak pagar. Dan saat itu saya lihat Irfan CS memukuli si Anggi, padahal sempat saya suruh ke Polsek Percut aja, mereka keberatan malah memukuli Anggi dan anak saya Andri serta saya,” tuturnya.

Merasa dianiaya, akhirnya malam itu juga Anggi yang mengalami babak belur dan keluarganya melaporkan penganiayan itu ke Polsek Percut berdasarkan STTPL/1569/K/IV/2019/SPKT Percut.

Kapolsek Percut, Kompol Subroto ketika dikonfirmasi belum mengetahui hal itu. “Mungkin masih di SPKT, nanti saya cek dan akan segera kita tindak lanjuti kasusnya,” ungkapnya. (irwan)