Jasad korban di TKP. (foto: syam/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – Niat mengantar pulang wanita terapis pijat, bocah 14 tahun tewas ditabrak ular besi. Sementara si terapisnya kritis dan dilarikan ke RS Delima, Martubung, sementara mayat si bocah dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan.

Informasi yang dihimpun metro24.co, Selasa (30/6/2020), kecelakaan lalulintas ini terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Jalan KL Yossudarso, KM 14, Gg Keluarga, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Kejadoan berawal saat korban Muhammad Nazri (14), warga Jalan KL Yos Sudarso KM 14,5 Lorong Lormin, Kampung Keluarga, disuruh orangtuanya mengantar pulang terapis pijat, Saini (28), ke rumahnya di Dusun V, Sei Baharu, Desa Hamparanperak, Deli Serdang.

Saini dirawat di RS Delima Martubung. (foto: syam/metro24.co)

Nazri pun melajukan sepeda motor tanpa nomor polisi dari arah Kampung Keluarga Dalam menuju simpang Kampung Keluarga Jalan Yos Sudarso. Diduga, Nazri kurang hati-hati saat melintasi perlintasan ‘ular besi’ kereta api (KA). Bersamaan dari arah Medan melaju KA bermuatan CPO dengan nomor lokomotif BB 3037601.

Si ular besi langsung menabrak sepeda motor. Nazri yang sempat terseret tewas di tempat dengan luka arah. Sedangkan Saini kritis dan dilarikan ke RS Delima untuk mendapat perawatan. Oleh petugas Lantas Polsek Medan Labuhan, jasad korban dievakuasi ke RSU dr Pirngadi Medan.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk kendaraan korban sudah kita amankan di Satlantas Polsek Labuhan,” ujar Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu Lily Tavip. (syam/metro24.co)