Peri Anggara

DELITUA-M24

Membuat laporan palsu membuat Peri Anggara (24) merasakan dinginnya sel tahanan Polsek Delitua.

Mulanya, Peri yang tinggal di Jalan Karya Wisata, Kel Gedung Johor, Kec Medan Johor, mengaku sepeda motor jenis metik miliknya dirampas penjahat di Jalan Flamboyan Raya, Kel Tanjung Selamat, Kec Medan Tuntungan. Ia melaporkan itu ke Polsek Delitua.

Polisi yang curiga dengan keterangan pelaku, melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dilakukan cek TKP, ternyata tidak ada kejadian perampasan seperti yang dilaporkan Peri. Personel Unit Reskrim menginterogasi Peri.

Loading...

Akhirnya Peri mengaku kalau sepeda motornya dijual ke Aceh seharga Rp2 juta.
Kepada petugas, ia menjual sepeda motor karena butuh duit pada Kamis (5/9) sekira pukul 22.00 WIB. “Butuh duit saya saat itu, maka timbul ide menjual sepeda motor yang masih kredit. Begitu laporan diterima, tangan saya langsung digari polisi,” bebernya.

Kapolsek Delitua, Kompol Efianto melalui Kanit Reskrim, Iptu Idem Sitepu, mengatakan, mulanya saat diinterogasi, pelaku bersikeras sepeda motornya dirampas.
Namun, petugas akhirnya membongkar kalau laporan Peri itu palsu.

“Benar, benar, pelaku ditahan karena membuat laporan palsu,” ujarnya. (mehuli)