Jakarta, METRO24- Pelantikan 8 Kapolda Baru oleh Kapolri Jenderal Idham Azis telah resmi dilakukan dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11) secara tertutup.

Serah terima jabatan tersebut berdasarkan surat Telegram Rahasia (TR) nomor ST/3222/XI/KEP./2020 per tanggal 16 November 2020 yang ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Dalam pelantikan tersebut termasuk dalamnya Irjen Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana yang dianggap tidak menjalankan perintah untuk menegakan protokol kesehatan (prokes).

Suasana serahterima jabatan.

Kepada para pejabat Kapolda baru, Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan pesan penting kepada para pejabat Kapolda baru agar bersikap netral.

Kapolri menginginkan agar para Kapolda yang baru dilantik mempersiapkan pengamanan Pilkada serentak agar netralitas. Selain itu personel juga diharapkan dalam pengamanan natal dan tahun baru untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, “Terutama dan prioritas, bagaimana Polri optimal mendukung pemerintah dalam rangka menanggulangi penyebaran penularan Covid-19,” kata Kapolri Jenderal Idham Azis.

“Pastikan netralitas baik secara organisasi maupun individu. Berikan jaminan bahwa penyelenggaraan tahapan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan dan berjalan aman,” tegas Kapolri lagi. Hal itu dikatakan terkait dengan gelaran Pilkada 9 Desember yang akan datang,

Kapolri menekankan, seluruh personel untuk bersikap netral. Kapolri Jenderal Idham Azis juga mengingatkan, pandemi Covid-19 hingga saat ini belum menunjukan tren penurunan di Indonesia.

“Negara juga mengalami resesi ekonomi nasional pertumbuhannya minus selama 3 kuartal berturut-turut. Oleh karena itu, pemerintah berharap banyak kepada TNI dan Polri, sehingga mari kita laksanakan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” papar Idham.

Selain Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat, serah terima jabatan dalam telegram itu juga dilakukan di sejumlah kursi pimpiman perwira tinggi internal Korps Bhayangkara. Diantaranya adalah, Irjen Petrus R. Golose Kapolda Bali dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri, Irjen Putu Jayan Danu Putra Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Bali.

Lalu Irjen Baharudin Djafar Kapolda Maluku dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri, Irjen Refdi Andri Koorsahli Kapolri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Maluku, Irjen Nico Afinta Kapolda Kalsel diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jatim.

Kemudian Irjen Rikwanto Kapolda Malut diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Kalsel, Irjen Risyapudin Nursin Kakorbinmas Baharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Malut, Irjen Firman Shantyabudi Kapolda Jambi diangkat dalam jabatan baru Aslog Kapolri.

Serta Irjen Albertus Rachmad Wibowo Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru Kapolda Jambi dan Brigjen Ferdy Sambo Dirtipidum Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kadiv Propam Polri.(Ali)
◽Editor: Arpani