Nelayan Jadi Kurir Sabu, Bandarnya Lompat ke Sungai

0
Baranga bukti yang diamankan.

BRANDAN-M24

Muslim alias Alim (31) adalah seorang nelayan. Namun, pria yang tinggal di Dusun 1 Desa Kelantan, Kec Brandan Barat, nekat nyambi jadi kurir narkoba demi mendapat hasil sampingan yang lebih besar.

Namun kenekatannya harus dibayar mahal. Alim ditangkap tim unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Senin (4/2) sekira pukul 01:00 WIB. Saat itu polisi sebenarnya sedang memburu seorang bandar yang memang sudah menjadi target operasi. Namun justru Alim yang terciduk, sementara sang bandar lolos karena lompat ke sungai.

“Awalnya tim akan melakukan penangkapan terhadap tersangka KN yang selama ini sebagai target unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan. Dari info yang diperoleh, tersangka KN berada di Desa Kelantan,” papar Kapolsek Brandan Iptu Dahnial Saragih SH, saat dikonfirmasi metro24 via telepon, melalui Kanit Reskrim Iptu Yudianto.

Nah, sesampainya di Desa Kelantan, petugas justru mendapat info kembali jika ada orang yang sedang melakukan transaksi narkoba di sebuah rumah kosong di Dusun III Desa Kelantan, Kec Brandan.

Polisi pun langsung melakukan penangkapan. “Kita menangkap tersangka Muslim alias Alim. Saat digeledah dari dompet yang ada di kantong celana sebelah kanan ditemukan sabu seberat 4,55 gram,” terang Iptu Dahnial Saragih.

Dahnial merinci, selain sabu juga disita 1 kantongan warna hitam, 1 timbangan elektrik, 1 sekop dari pipet warna merah dan 10 plastik klip bening kosong. “Saat diinterogasi di TKP, tersangka Muslim mengaku jika sabu tersebut diperoleh dari KN yang akan dijualnya kepada pemakai di Desa Kelantan,” imbuh Iptu Dahnial.

Tim pun segera melakukan pengembangan untuk menangkap KN. “Ketika kami lakukan penangkapan, tapi KN meloloskan diri dari kejaran polisi. Ia melompat ke Sungai Babalan,” pungkas Iptu Dahnial. (rudi)

editor: juni ardi tanjung