Tersangka tunjukkan barang bukti. (reza/metro24.co)

SIDIMPUAN, Metro24.co – Pengangguran ini, SGH (20), warga Jalan Kapten Koima, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), hanya bisa pasrah saat ditangkap polisi, Selasa (2/6/2020).

Ia ditangkap setelah mencoba menjual sabu kepada polisi. Kini, ia dijebloskan ke sel Sat Narkoba Polres Padangsidimpuan. “Sebelumnya, sekira pukul 00.30 WIB, petugas mendapat informasi bahwa di Jalan Sudirman, Gang Amal, diduga kerap terjadi transaksi sabu,” terang Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini SIK MH, melalui Kasubbag Humas, Iptu Maria Marpaung SE, kepada metro24.co.

Iptu Maria menjelaskan, atas informasi tersebut Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Sammailun Pulungan SH, memerintahkan tim opsnal untuk melaksanakan penyelidikan. Dengan teknik penyamaran berpura-pura jadi pembeli sabu, petugas melihat dua pria di TKP.

“Alhasil, saat hendak transaksi, petugas mengamankan SGH. Sayang, seorang rekannya berhasil meloloskan diri dan hingga kini masih diburu petugas,” imbuhnya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas berhasil menyita barang bukti, di antaranya sebungkus plastik klip transparan diduga berisi sabu seberat 5,48 gram, 1 unit timbangan elektrik, 1 unit sepedamotor Honda Vario, dan 1 unit telepon selular warna putih.

“SGH, tambahnya, merupakan target operasi (TO) dan sudah beberapa kali disergap, namun berhasil lolos. Atas perbuatannya, SGH diancam Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU no. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (reza/metro24.co)