AS alias S (tengah) diamankan

PERBAUNGAN-M24

AS alias S (25) diringkus personel Satreskrim Polres Sergai dari kediamannya, Selasa (11/6) sekitar pukul 10:15 WIB. Warga jalan kabupaten, Link II, Kel Simpang Tiga Pekan, Kec Perbaungan, Kab Sergai ini pelaku perkosaan terhadap sebut saja, Mawar (18).

Informasi dihimpun, peristiwa itu berawal Mawar bersama tiga temannya Rio Prayoga (18), Khairunisa (18) dan Afwan Hidayat (19) ketiganya warga Perbaungan duduk-duduk di depan gedung sarang walet di Jln Teratai, Link Juani, Kel Simpang Tiga Pekan, Perbaungan, Rabu (8/5) pukul 10:15 WIB. Tak lama berselang, S datang dan mengaku sebagai penjaga gedung.

S bahkan langsung menuding keempatnya sebagai pengguna narkoba. Selanjutnya S mengiring keempatnya ke lantai empat gedung tersebut. Di atas gedung S menggeledah tubuh Mawar hingga mengenai payudaranya. Begitu juga ketiga rekan Mawar ikut digeledah. Namun narkoba tidak ditemukan sesuai yang dituduhkan.

Loading...

S kemudian membawa Mawar ke lantai tiga, sedangkan tiga rekannya tetap berada di lantai empat. Mawar lalu dipaksa menuruti permintaan S untuk bersetubuh. Namun Mawar menolak. S yang sudah konak mengancam akan membunuh Mawar jika menolak.

Di bawah ancaman, Mawar pasrah celana jens dan celana dalamnya diturunkan. S lalu menindih Mawah hingga klimaks. Puas memperkosa Mawar, S menyuruh keempatnya pulang ke rumah masing-masing.

Mawar didampingi orangtua dan tiga rekannya justru membuat laporan resmi ke Unit PPA Polres Sergai. Bermodal laporan nomor: LP/171/V/2019/SU/Res Sergai, tanggal 09 Mei 2019 tersebut, Tim Satreskrim Polres Sergai meringkus pelaku yang sedang duduk santai di rumah. Selanjutnya S digiring ke Mapolres Sergai.

Dalam pemeriksaan S tidak menepis perbuatannya, ia mengakui memperkosa Mawar di atas gedung wallet sebanyak satu kali. Sebelumnya S mengonsumsi narkoba jenis sabu. “Ia sor kali aku melihat tubunya (korban) makanya aku perkosa anak itu,” tutur pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Hendro Sutarno yang dikomfirmasi membenarkan penangkapan itu. “Pelaku sudah diamankan dan kini masih dalam pemeriksaan,“ papar Hendro.(darmawan)