Muchlis Ferry Gunawan alias Ferry

LUBUKPAKAM-M24
Usai sudah sepak terjang Muchlis Ferry Gunawan alias Ferry (33) di dunia tipu menipu. Warga Jln Bakti, Kel Tanjunggusta, Kec Medan Helvetia, Kota Medan ini pun diseret ke Mapolsek Lubukpakam.

Kapolsek Lubukpakam, Iptu Firdaus Kemit SH menyebut, penangkapan tersangka Ferry berdasarkan laporan pengaduan korban Nove Ade Chairi (32), warga Jln Sultan Hasanuddin, Kel Lubukpakam I-II, Kec Lubukpakam, Kab Deliserdang. Awalnya korban bertemu dengan tersangka di Masjid Jami Lubukpakam pada 31 Desember 2018. Ketika itu tersangka menawarkan bisnis HP dengan keuntungan Rp10 juta perpekan kepada korban.

Merasa tertarik, korban mengajak tersangka ke rumahnya dan memberikan modal Rp100 juta. Tersangka berjanji akan mengembalikan uang ditambah keuntungan pada 14 Januari 2019.
Saat waktu yang dijanjikan tiba, korban mendatangi tersangka ke toko ponselnya di Jln Sutomo, Kel Lubukpakam Pekan, Kec Lubukpakam, Kab Deliserdang. Namun tidak ketemu. Begitu juga saat ditelpon, tersangka hanya berjanji tanpa merealisasikannya.

Akhirnya korban melaporkannya ke Polsek Lubukpakam dengan Nomor LP: LP/29/V/2019/SU/Res Ds/Sek Lbk Pakam tanggal 02 Mei 2019. “Tersangka kita amankan pada 30 Mei 2019,” sebut Firdaus Kemit.

Loading...

Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan, ternyata korbannya tak hanya satu. Dengan modus yang sama, korban berhasil memperdayai Aslam AF (48) yang merupakan PNS pada Dinas Kesehatan Deliserdang. Warga Desa Tumpatan, Kec Beringin, Kab Deliserdang ini mengalami kerugian Rp65 juta yang diberikan di toko ponsel milik tersangka. Aslam pun melaporkan Ferry ke Polsek Lubuk Pakam sesuai dengan LP/142/VI/2019/SU/Res DS/Sek Lbk Pakam.

Korban ketiganya adalah Heriyani (32), warga Dusun Sempurna, Desa Sekip, Kec Lubukpakam. Heriyani mengalami kerugian Rp25.500.000. Heriyani pun melaporkan tersangka ke Polsek Lubukpakam sesuai LP/41/VI/2019/SU/Res Ds. (yanfebri)